Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendag Mengatakan Sektor Kuliner Masih Mendominasi Bisnis Waralaba

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 23:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendag Mengatakan Sektor Kuliner Masih Mendominasi Bisnis Waralaba Doc: ANTARA
Ket. Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan Septo Soepriyatno usai menghadiri dalam jumpa pers International Franchise, License and Business Concept Expo and Conference (IFRA) di Jakarta, Rabu (16/4/2025).

JAKARTA – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut sektor kuliner masih menjadi bisnis yang paling diminati pada usaha waralaba.

"Memang berdasarkan data yang ada, jumlah pelaku waralaba yang pertama masih di bisnis kategori kuliner, masih memang sekitar lebih dari 40 persen bisnis waralaba," ujar Direktur Bina Usaha Perdagangan, Septo Soepriyatno, di Jakarta, Rabu (16/4).

Kemendag mencatat hingga Februari 2025, terdapat 157 pemberi waralaba dalam negeri dan 154 pemberi waralaba luar negeri.Dari jumlah tersebut, sektor food & beverage (F&B) masih mendominasi dengan komposisi 47,77 persen, diikuti jasa kecantikan, pendidikan nonformal, ritel, dan lainnya. Total omzet bisnis waralaba di Indonesia pada 2024 tercatat Rp143,25 triliun.

Potensi waralaba di Indonesia sangat besar berdasarkan laporan kegiatan usaha tahun 2024, waralaba di Indonesia mampu menyerap tenaga kerja lokal sebanyak 97.872 orang dengan total omzet mencapai Rp143,25 triliun.

Dia menyampaikan, semua sektor memiliki potensi yang sama untuk lebih berkembang. Oleh karena itu, Kemendag banyak berkolaborasi dengan komunitas dan juga bersama perguruan tinggi untuk mengedukasi mahasiswa agar mau berwirausaha.

Menurut dia, bisnis waralaba memiliki peluang yang sangat baik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.Lebih lanjut, Septo mengatakan target pertumbuhan waralaba di 2025 diharapkan bisa mencapai lima persen.

"Target pertumbuhan lima persen, di tahun 2024 yang lalu masih lima persen. Tantangannya adalah kami coba untuk menjangkau wilayah di luar Pulau Jawa dan Sumatera," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.