Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikdasmen Percepat Data Sekolah Rusak akibat Gempa NTT

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 13:35 WIB | Oleh:
Kemendikdasmen Percepat Data Sekolah Rusak akibat Gempa NTT Doc: antara foto
Ket. Proses belajar mengajar di tenda akibat gempa di NTT.

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mempercepat pendataan satuan pendidikan yang terdampak bencana gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Jakarta Pusat, Jumat (4/9), mengatakan terus berkomunikasi dengan Gubernur NTT guna memastikan pendataan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

“Keselamatan warga sekolah menjadi prioritas, dan proses pemulihan pendidikan akan kami kawal bersama pemerintah daerah hingga pembelajaran kembali berlangsung dengan aman dan nyaman,” katanya.

Kemendikdasmen, kata dia, menurunkan tim di tujuh kabupaten di Pulau Flores, yakni Ngada, Nagekeo, Ende, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Sikka.

Pihaknya mencatat per 16 Agustus sebanyak 253 satuan pendidikan terdampak yang terdiri atas 199 satuan jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan SKB (kewenangan kabupaten) dan 54 satuan jenjang SMA/SMK/SLB (kewenangan provinsi).

Jumlah tersebut, kata dia, termasuk Ruang Kelas Baru hasil Revitalisasi 2026 seperti SDN Wae Wulan dan SDI Lengko Randang.

Hingga saat ini, ia mengatakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) sebagai simpul penanganan bencana di lapangan terus melakukan proses pendataan dan penanganan kerusakan.

“Selain kerusakan bangunan, musibah gempa bumi juga menelan korban jiwa dari lingkungan satuan pendidikan yakni dua orang murid dan satu orang guru,”ucapnya.

Kemendikdasmen juga mengarahkan satuan pendidikan untuk menghentikan sementara pembelajaran di ruang kelas yang rusak dan memindahkan kegiatan ke ruang aman, tenda belajar, atau meliburkan pembelajaran sementara sesuai kondisi daerah.

“Kami juga menyiapkan dukungan psikososial melalui kerja sama dengan HIMPSI. Layanan tersebut akan segera bergerak setelah tim pendahuluan memberikan konfirmasi kondisi lapangan,” kata Mu'ti.

“Langkah selanjutnya adalah mendorong pembersihan sekolah yang masih aman digunakan serta mengoordinasikan pemanfaatan anggaran belanja tambahan untuk kebutuhan sarana dan alat belajar,” imbuhnya.

Lebih lanjut, sebagai respons cepat menjaga keberlanjutan pembelajaran sekaligus mengutamakan keselamatan warga sekolah, Kemendikdasmen menyiapkan 50 tenda Ruang Kelas Darurat yang bergerak melalui dua klaster ekspedisi.

Selain bantuan fisik, Kemendikdasmen menyiapkan dukungan konektivitas melalui Starlink bagi wilayah yang mengalami gangguan listrik dan jaringan komunikasi.

“Tim lintas direktorat di Kemendikdasmen juga mulai bergerak ke lapangan untuk mempercepat asesmen, verifikasi kerusakan, dan koordinasi pemulihan layanan pendidikan,” ujar Mu'ti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

10 Event Jakarta Akhir Pekan Ini, Ada Pestapora, The Weeknd hingga JBC Fun Run

25 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.