Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

31.066 Dosen ASN Bakal Terima Tukin Juli 2025

📅 Selasa, 15 Apr 2025, 23:54 WIB | Oleh:
31.066 Dosen ASN Bakal Terima Tukin Juli 2025 Doc: Muhamad Ma'rup
Ket. (Kanan ke kiri) Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, dalam taklimat media terkait tuki

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memastikan jika pada tahun ini 31.066 dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) bakal menerima tunjangan kinerja (tukin). Hal ini sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 19 tahun 2025.

"Tukin diberikan kepada dosen ASN 31.066," ujar Sri Mulyani, dalam taklimat media, di Jakarta, Selasa (15/4).

Dia menuturkan, penerima ada di Perguruan Tinggi Negeri Satuan Kerja (Satker) sebanyak 8.725 dosen, PTN BLU yang belum menerima remunerasi sebanyak 16.549 dosen, serta 5.801 dosen lembaga layanan Dikti. Pengitungan tukin ini dimulai pada Januari 2025 dan ditargetkan jika cair pada bulan Juli 2025.

Menkeu menambahkan, Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar 2,66 triliun rupiah untuk kebijakan tersebut. Setiap dosen akan menerima tukin dengan hitungan 14 bulan.

"Di mana 12 bulan kemudian gaji ke-13 dan THR," jelasnya.

Dia mengungkapkan, ada dua mekanisme tukin yang diterima dosen tersebut. Pertama, selisih antara tunjangan kinerja dan tunjangan profesi serta kedua, jika tunjangan profesi lebih tinggi dari tukin, maka dosen akan menerima tunjangan profesi.

"Untuk nominalnya nanti akan diatur berdasarkan peraturan menteri," katanya.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengatakan tukin ini diberikan berdasarkan capaian kinerja para dosen. Pihaknya akan melihat potret kinerja dosen setiap semester.

"Dilihat satu semester sehingga untuk tahun ini kita melihat potret sampai Juni. Kita berharap, targetkan begitu ya pencairan ini bulan Juli," ungkapnya.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, menekankan, tunjangan kinerja ini bukan sekadar tambahan penghasilan. Menurutnya, kebijakan ini merupakan instrumen strategis untuk mendorong birokrasi untuk lebih adaptif, produktif dan berorientasi kepada hasil.

"Pemerintah menaruh harapan besar dengan kebijakan ini agar para dosen bisa mendorong transformasi yang lebih nyata di dalam pembelajaran maupun peningkatan mutu lulusan," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Otomotif
Era Mobil Hidrogen Dimulai,...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Mas...

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.