Dunia Sastra Berduka, Peraih Nobel Mario Vargas Llosa Meninggal Dunia di Usia 89 Tahun
📅 Senin, 14 Apr 2025, 10:51 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP
LIMA - Peraih Nobel sastra Mario Vargas Llosa meninggal dunia pada hari Minggu (13/4) di usia 89 tahun di ibu kota Peru, Lima.
Meninggalnya Vargas Llosa menandai berakhirnya era generasi emas sastra Amerika Latin, di mana ia merupakan anggota terakhir yang masih hidup.
"Dengan kesedihan yang mendalam kami umumkan bahwa ayah kami, Mario Vargas Llosa, meninggal dunia dengan tenang di Lima hari ini, dikelilingi oleh keluarganya," tulis putra sulungnya Alvaro dalam pesan yang juga ditandatangani oleh saudara-saudaranya Gonzalo dan Morgana Vargas Llosa di media sosial X.
Rumor mengenai memburuknya kesehatan sang penulis telah menyebar dalam beberapa bulan terakhir, selama ia tidak muncul di depan publik.
Pada bulan Oktober, putranya, Alvaro, mengatakan dia "hampir berusia 90 tahun, usia ketika Anda harus sedikit mengurangi intensitas aktivitas Anda."
Sebaiknya Anda baca juga:
Lahir dari keluarga kelas menengah Peru, Vargas Llosa adalah salah satu tokoh hebat dalam "ledakan" sastra Amerika Latin tahun 1960-an dan 1970-an, bersama Gabriel Garcia Marquez dari Kolombia dan Julio Cortazar dari Argentina.
"Kepergian sang penulis akan membuat sedih keluarga, sahabat, dan para pembacanya di seluruh dunia," demikian bunyi pernyataan keluarga.
"Namun kami berharap mereka akan menemukan penghiburan, seperti kami, dalam kenyataan bahwa ia menjalani hidup yang panjang, penuh petualangan, dan membuahkan hasil, serta meninggalkan sejumlah karya yang akan tetap ada setelah ia tiada."
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihak keluarga mengatakan "tidak akan ada upacara publik yang digelar," sesuai dengan instruksi yang ditinggalkan oleh Vargas Llosa sendiri.
"Ibu kami, anak-anak kami, dan kami sendiri percaya bahwa kami akan memiliki ruang dan privasi untuk mengucapkan selamat tinggal kepadanya ditemani anggota keluarga dan teman dekat," saudara kandung tersebut menambahkan.
Jenazah Vargas Llosa akan dikremasi, sesuai dengan keinginannya, kata mereka.
Warisan Abadi
"Kejeniusan intelektual dan banyaknya karya sang penulis akan tetap menjadi warisan abadi bagi generasi mendatang," tulis Presiden Peru Dina Boluarte di X.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga, sahabatnya, dan seluruh dunia. Beristirahatlah dengan tenang, warga Peru yang terhormat sepanjang masa."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!