Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Agam: Laporkan ke KP3 Jika Harga Pupuk Subsidi Melebihi HET

📅 Senin, 14 Apr 2025, 20:15 WIB | Oleh:
Bupati Agam: Laporkan ke KP3 Jika Harga Pupuk Subsidi Melebihi HET Doc: Antara Foto
Ket. Pemerintah Kabupaten Agam telah membentuk Tim KP3 yang bertugas melakukan pengawasan dan pemantauan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap distribusi pupuk bersubsidi

Bupati Agam, Sumatera Barat, Benni Warlis mengatakan pupuk subsidi harus disalurkan sesuai regulasi yang ada dan apabila pihak lain yang menjual pupuk di atas harga eceran tertinggi (HET), segera laporkan ke Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3).

"Pupuk subsidi harus disalurkan sesuai dengan regulasi yang ada, sehingga pendistribusian tepat sasaran," kata Benni Warlis di Lubuk Basung Kabupaten Agam, Senin.

Ia mengatakan jika ditemukan ada kios atau pihak lain yang menjual pupuk subsidi di atas harga HET sebesar Rp2.300 per kilogram, maka masyarakat terutama petani diminta segera melapor ke KP3.

Pemerintah Kabupaten Agam telah membentuk Tim KP3 yang bertugas melakukan pengawasan dan pemantauan baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap distribusi pupuk bersubsidi.

Surat keputusan Tim KP3 telah dibagikan dan melibatkan unsur dari Polres Agam, Polres Bukittinggi serta Kejari Agam.

"Kita ingin memastikan petani memperoleh haknya secara layak,” katanya.

Sementara Sekretaris Daerah Agam Edi Busti menambahkan harga pupuk subsidi yang diterima petani harus sesuai ketentuan undang-undang dan HET.

“Harga eceran tertinggi pupuk subsidi adalah Rp2.300 per kilogram. Jangan sampai petani dibebani harga di luar ketentuan tersebut,” katanya.

Ia mengatakan Pemkab Agam telah menggelar rapat koordinasi pengendalian distribusi dan stabilisasi harga pupuk bersubsidi di aula utama Kantor Bupati Agam, Senin (14/4).

Rapat langsung dipimpin Bupati Agam Benni Warlis, Kepala Dinas Pertanian, perwakilan Pupuk Indonesia Sumatera Barat, Polres Agam, Polres Bukittinggi, Kejaksaan, kepala OPD terkait, penyuluh pertanian, distributor, hingga para pengecer pupuk.

Rapat tersebut membahas sejumlah permasalahan krusial terkait penyaluran pupuk bersubsidi, mulai dari harga pupuk yang tidak sesuai HET, hingga kelalaian kios dalam mengunggah bukti dukung.

Melalui rapat koordinasi ini, ia berharap distribusi pupuk subsidi dapat berjalan dengan lebih tertib dan tepat sasaran, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas pertanian di Agam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.