Ekonomi Dunia Dinamis, RI Harus Cepat Berubah agar Tidak Tertinggal
📅 Jumat, 11 Apr 2025, 01:15 WIB | Oleh: Eko SPembebasankuota impor katanya baik, asal untuk mendukung penguatan bahan baku yang berguna bagi industri nasional.
Langgengkan Ketimpangan
Tim pada kesempatan itu juga menyesalkan bahwa sejak reformasi 1998, Indonesia justru terus memelihara sistem ekonomi yang melanggengkan ketimpangan. “Kita biarkan satu-dua orang kuasai kuota. Yang lain dikenai tarif, kroninya tidak. Itu bukan sistem yang sehat. Ini waktunya bertobat,” tegas Tim.
Sebab itu, dia berharap agar momentum perubahan global saat ini tidak disia-siakan. “Dunia sedang berubah cepat. Kalau kita tidak ikut berubah, kita akan tertinggal. Tapi kalau kita berani reformasi struktural, justru ini bisa jadi kesempatan besar,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!