Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Bergeming Meski Wall Street Merespons Negatif Kebijakan Tarif Tinggi pada Impor Tiongkok

📅 Rabu, 09 Apr 2025, 15:38 WIB | Oleh:
Trump Bergeming Meski Wall Street Merespons Negatif Kebijakan Tarif Tinggi pada Impor Tiongkok Doc: ANTARA/ Anadolu
Ket. Arsip - Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

JAKARTA – Semalam, pemerintah Amerika Serikat (AS) mulai menerapkan tarif impor sebesar 104 persen terhadap sejumlah barang asal Tiongkok. Kebijakan tersebut memicu respons negatif dari pasar saham setempat, New York Stock Exchange (NYSE). Wall Street anjlok dalam penutupan perdagangan, Selasa (8/4) waktu setempat karena harapan penundaan tarif memudar.

Selain itu, indeks S&P 500 juga mengalami salah satu pembalikan terbesar setidaknya dalam 50 tahun terakhir, dengan indeks acuan kehilangan 4,2 poin persentase dari awal yang positif ke akhir yang negatif. Indeks tersebut kehilangan 5,8 triliun dollar AS dalam nilai pasar saham. Ini menjadi kerugian empat hari terdalam sejak diciptakan pada 1950-an.

Meski demikian, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bergeming melihat respons pasar terhadap kebijakan tarif tersebut. Trump tak mundur dengan keputusannya tersebut.

Dalam acara makan malam dengan anggota Kongres dari Partai Republik di Washington DC, Selasa (8/4) waktu setempat, Trum kembali menegaskan kebijakan tarif tersebut akan mendatangkan penerimaan negara sebesar 2 miliar dollar AS per hari. "Kita meraup banyak keuntungan dari tarif," kata Trump dalam sambutan pembukaannya.

Sebagai catatan, sebelum adanya penerapan tarif resiprokal oleh Trump, penerimaan pemerintah dari bea masuk importir AS setiap tahun mencapai sekitar 100 miliar dollar AS.

"Kami benar-benar merasa sangat terbantu dengan situasi tarif yang berlaku saat ini. Hal ini merupakan situasi yang baik," kata Trump. "Banyak negara telah menipu kita dari kiri ke kanan. Namun sekarang giliran kita yang melakukannya," imbuhnya.

Ke depan, Presiden Trump akan memperluas kebijakan tarif tinggi ke sektor lain. Dia akan menerapkan tarif tinggi untuk produk farmasi impor.

"Kami akan mengenakan tarif pada produk farmasi kami. Begitu kami melakukannya, produk tersebut akan kembali lagi ke negara kami, karena kami adalah pasar yang besar," kata Trump, setelah menjelaskan bagaimana negara lain membatasi harga obat.

“Mereka akan meninggalkan Tiongkok, mereka akan meninggalkan tempat-tempat lain,” prediksinya tentang perusahaan farmasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemerintah Provinsi DKI Jak...

Indonesia-Arab Saudi Perluas Kerja Sama Sektor Transportasi

30 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Luar Negeri
Indonesia-Arab Saudi Perlua...
Megapolitan
Disperindag: Harga Komodita...

Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok di Purwokerto Mulai Naik

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Sejumlah Kebutuhan Po...

Menkeu Purbaya Pastikan Tak Naikkan Tarif Pajak

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Menkeu Purbaya Pastikan Tak...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.