Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu AS Bahas Kebijakan Perdagangan dengan Pakistan dan India

📅 Rabu, 09 Apr 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Menlu AS Bahas Kebijakan Perdagangan dengan Pakistan dan India Doc: istimewa
Ket. Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio

Islamabad - Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio pada Senin (7/4) berbicara lewat telepon dengan dua koleganya dari Pakistan dan India untuk membahas hubungan perdagangan dan tarif resiprokal yang baru diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Tammy Bruce mengatakan Rubio berterima kasih kepada Menlu Pakistan Ishaq Dar atas penangkapan dan ekstradisi teroris ISIS Mohammad Sharifullah ke AS.

Seperti dikutip dari Antara, mereka juga membahas tarif dan bagaimana mencapai kemajuan dalam hubungan perdagangan secara adil dan seimbang.

Pekan lalu, pemerintah AS memberlakukan tarif impor kepada negara-negara lain, termasuk tarif 29 persen untuk Pakistan dan 26 persen untuk India, yang mengguncang pasar global.

Trump mengatakan dia bersedia mencapai "kesepakatan yang adil” dan banyak negara telah menghubunginya untuk bernegosiasi.

Rubio juga menyinggung soal kemungkinan AS terlibat dalam pertambangan mineral penting dan peluang komersial bagi perusahaan-perusahaan AS dalam perbincangannya dengan Dar.

Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan Dar menyoroti upaya Islamabad memerangi terorisme pada 2013-2018, yang menimbulkan kerugian ekonomi dan korban jiwa yang besar.

Kedua diplomat itu juga membahas situasi di Afghanistan. Rubio menekankan pentingnya menyelesaikan masalah peralatan militer AS yang tertinggal di negara itu.

Sementara dengan Menlu India Subrahmanyam Jaishankar, Rubio membahas perdagangan dan tarif. Dia menegaskan kemitraan strategis AS-India yang kuat dan membahas peluang memperluas kerja sama di kawasan Indo-Pasifik.

Jaishankar mengatakan mereka juga bertukar pandangan tentang Indo-Pasifik, sub-benua India, Eropa, Timur Tengah, Asia Barat, dan Karibia.

"(Kami) bersepakat tentang pentingnya penyelesaian awal Perjanjian Perdagangan Bilateral," katanya di platform X.

Pihak AS menekankan pentingnya membangun kemitraan ekonomi yang berkelanjutan, serta mendorong reformasi kebijakan yang bisa menciptakan perdagangan yang lebih adil dan terbuka. Kedua negara Asia Selatan tersebut menyambut baik inisiatif ini, dan menyampaikan harapan agar kerja sama yang lebih erat dapat membantu memperkuat perekonomian domestik serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

FK UB Tingkatkan Kapasitas Nakes Kendalikan Resistensi Antimikroba

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
FK UB Tingkatkan Kapasitas ...
Daerah
Lewat Gebyar Pajak 2026, Pe...
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Megapolitan
Dukung Pelestarian Bahasa L...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.