Gol Telat Frattesi Bawa Inter Unggul atas Bayern
📅 Rabu, 09 Apr 2025, 08:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MUNICH – Inter Milan mencuri kemenangan dramatis 2-1 di kandang Bayern Munich lewat gol menit ke-88 Davide Frattesi dalam leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (9/4) dini hari WIB.
Pertandingan yang digelar di Allianz Arena ini mempertemukan dua klub raksasa Eropa dalam kondisi kontras. Bayern datang dengan krisis cedera, sementara Inter tampil dengan skuad penuh kepercayaan diri.
Bayern tampil agresif di setengah jam awal. Michael Olise menjadi ancaman utama lewat akselerasi dan tembakan tajam, namun upayanya masih gagal. Harry Kane juga nyaris membuka skor, tapi sontekannya mengenai tiang gawang.
Meski ditekan, Inter justru unggul lebih dulu di menit ke-38. Marcus Thuram melakukan backheel cerdas yang membuka ruang bagi Lautaro Martinez, dan kapten Nerazzurri itu melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang Jonas Urbig.
Memasuki babak kedua, Inter tampil lebih percaya diri dan mengontrol tempo. Martinez nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-56, namun tembakannya ditepis Urbig dengan refleks brilian di tiang dekat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bayern, yang musim lalu melaju hingga semifinal, baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-85. Thomas Mueller, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol poacher khasnya di tiang jauh, hanya beberapa hari setelah mengumumkan akan meninggalkan klub musim panas ini setelah 25 tahun membela Die Roten.
Namun, harapan Bayern merayakan kisah manis itu sirna hanya tiga menit berselang. Inter melakukan serangan balik cepat yang diakhiri dengan umpan Carlos Augusto kepada Frattesi, dan gelandang Italia itu menuntaskannya dengan tenang.
“Saya bangga dengan penampilan tim. Kami menunjukkan karakter dan kepribadian. Kami datang ke sini untuk menang, dan para pemain memperlihatkan mentalitas besar,” ujar Lautaro Martinez kepada Amazon Prime usai laga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemenangan ini bukan hanya menjadi modal penting jelang leg kedua di San Siro, tetapi juga memutus catatab kandang Bayern yang tak terkalahkan dalam 22 laga terakhir Liga Champions sejak 2021.
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, menilai anak asuhnya tidak tampil buruk meski kalah. “Kami memiliki banyak momen bagus yang memberikan keyakinan. Kami datang ke Milan pekan depan dengan mental menang. Saya yakin kami masih punya peluang besar,” ujarnya.
Mueller, yang mencetak gol ke-54-nya di Liga Champions, menyesalkan lengahnya lini belakang. “Itu gol yang bodoh. Ketika kami meninjau ulang videonya nanti, kami tahu seharusnya bisa mencegah itu. Tapi ini belum berakhir. Kami masih punya leg kedua,” ujar Mueller.
Bayern memang bertarung dalam kondisi timpang. Lini belakang kehilangan Matthijs de Ligt, Dayot Upamecano, dan Noussair Mazraoui. Hanya Eric Dier dan Kim Min-jae yang tersedia sebagai bek tengah. Sementara Jamal Musiala digantikan Raphael Guerreiro yang didorong sebagai gelandang serang.
Namun, meski penguasaan bola dikuasai tuan rumah di babak pertama, Inter tampil lebih efisien. Tiga dari lima tembakan mereka tepat sasaran, dua di antaranya berbuah gol.
Inter, yang dua musim lalu kalah dari Manchester City di final, kini dalam jalur menuju semifinal. Mereka hanya kebobolan tiga gol dari 11 pertandingan Liga Champions musim ini—rekor pertahanan terbaik sejauh ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!