Gempa Dangkal M6,9 Guncang Lepas Pantai Papua Nugini, Picu Peringatan Tsunami
📅 Sabtu, 05 Apr 2025, 09:13 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: USGS
SYDNEY - Gempa bumi berkekuatan 6,9 melanda Sabtu (5/4) pagi di lepas pantai Pulau New Britain di Papua Nugini, kata Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
Gempa dangkal, pada kedalaman 10 kilometer (enam mil), memicu peringatan tsunami yang kemudian diturunkan oleh Pusat Peringatan Tsunami Pasifik AS.
"Berdasarkan semua data yang tersedia, ancaman tsunami akibat gempa bumi ini kini telah berlalu," kata pusat tersebut, seraya menambahkan bahwa "tidak ada tsunami yang teramati" di lokasi pemantauan terdekat.
Gempa bumi terjadi pada pukul 6.04 pagi waktu setempat (2004 GMT) dan berpusat sekitar 194 kilometer (120 mil) di tenggara kota besar terdekat, Kimbe.
Marolyn Simbiken, resepsionis di Kimbe's Liamo Reef Resort, mengatakan sejauh ini dia belum melihat kerusakan apa pun.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami memang merasakan gempa di sini," katanya kepada AFP.
"Namun, kerusakannya tidak terlalu parah. Tidak ada yang rusak di sini dan tidak ada evakuasi."
Pekerja Walindi Plantation Resort Barbara Aibilo merasakan "sedikit guncangan".
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa gempa bumi yang lebih kecil, dengan kekuatan awal berkisar antara 4,9 hingga 5,3, terjadi kemudian di dekat wilayah laut yang sama, menurut USGS.
Gempa bumi sering terjadi di Papua Nugini, yang terletak di atas "Cincin Api" seismik -- busur aktivitas tektonik hebat yang membentang melalui Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik.
Meskipun jarang menyebabkan kerusakan yang luas di daerah yang jarang penduduknya, badai ini dapat memicu tanah longsor yang merusak.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!