Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Liga Inggris Kini Berubah

📅 Selasa, 01 Apr 2025, 07:55 WIB | Oleh:

Tak lagi dominan

Mourinho yang melatih Madrid pada 2010-2013 dalam periode Guardiola tengah melatih Barcelona, sangat mengutamakan pertahanan dan menekankan transisi.

Untuk beberapa hal Mourinho tak cukup berhasil dengan pendekatan ini, meski membuat Barcelona era Guardiola tak bisa menjuarai LaLiga pada 2012.

Pendekatan Mourinho juga hanya dirangkul oleh segelintir tim lain. Ini berbeda dengan pendekatan yang diadopsi Guardiola. Sistem Guardiola berpengaruh luas di Liga Spanyol, bahkan bisa dibilang merevolusi lingkungan sepak bola kompetitif di Spanyol.

Pengaruh besar Guardiola itu lalu menyeberang ke Jerman ketika mantan gelandang Barcelona melatih Bayern Muenchen selama dua musim, dan lalu Liga Inggris ketika dia menangani Manchester City sejak 2016, hingga sekarang.

Bisa dibilang Guardiola telah merevolusi sepak bola Inggris. Hal itu terutama semakin hebat setelah dia sukses mengantarkan City mendapatkan semua trofi yang didambakan oleh semua klub.

Bagian terbesar tim-tim Inggris, termasuk di divisi-divisi di bawah Liga Premier, meniru pendekatan Guardiola, merancang serangan dari bawah yang bertumpu pada penguasaan bola.

Kasarnya, selama hampir sembilan tahun di Liga Premier, Guardiola telah sangat mempengaruhi sepak bola Inggris.

Tetapi itu bukan berarti permainan yang menekankan transisi dan serangan balik, tidak lagi menjadi bagian penting dalam Liga Primer, karena memang selalu ada tim yang senang mengandalkan serangan balik.

Tim-tim itu tetap ada di tengah dominasi Manchester City yang memuja dominasi penguasaan bola. Dalam beberapa kasus, tim-tim yang antitesis dari City justru menjadi batu sandungan besar untuk tim-tim berorientasi menyerang seperti City.

Tim-tim seperti Liverpool yang menekankan counter-pressure dan transisi, malah sukses mengimbangi City, walau tak selalu berhasil.

Namun demikian, selama musim 2024-2025 ini, gaya bermain Liverpool sejak era Jurgen Klopp bersama gegenpressing-nya, menyebar luas ke mana-mana, termasuk Bournemouth, dan juga Nottingham Forest yang merupakan versi paling ekstrem dari pendekatan bermain yang menekankan transisi dan serangan balik.

Faktanya, gaya bermain seperti dimainkan Bournemouth dan Forest menjadi batu sandungan besar bagi City atau tim-tim lain yang menekankan penguasaan bola.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.