Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemudik Tak Usah Khawatir, 207 Masjid di Jalur Mudik DIY Buka 24 Jam Selama Lebaran

📅 Sabtu, 29 Mar 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Pemudik Tak Usah Khawatir, 207 Masjid di Jalur Mudik DIY Buka 24 Jam Selama Lebaran Doc: antara foto
Ket. Masjid di jalur mudik DIY buka 24 jam.

YOGYAKARTA - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan sebanyak 207 masjid di jalur utama mudik dibuka selama 24 jam untuk melayani pemudik selama musim Lebaran 2025.

“Jadi, kita sudah memastikan masjid-masjid di jalur utama mudik, sejak dari Kulon Progo sampai Gunungkidul, Sleman, dan Bantul, alhamdulillah memang sudah disiapkan (buka) sampai 24 jam selama musim mudik," kata Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag DIY Sya'ban Nuroni saat dihubungi di Yogyakarta, Sabtu (29/3).

Menurut Sya'ban, pihaknya telah melakukan sampling terhadap 17 masjid sebagai perwakilan dari masing-masing kabupaten untuk mengecek kesiapan fasilitas dan layanan.

"Artinya, untuk contoh kesiapan masjid, kan kita tidak mungkin mengambil satu-satu semuanya, tapi kita ambil perwakilan," ujarnya.

Dari 207 masjid yang telah ditentukan, 94 diantaranya tersebar di Kabupaten Bantul. Beberapa di antaranya adalah Masjid Mursyidullah di Pandak, Masjid Al Husna di Palbapang dan Masjid Syakirin di Jetis.

Di Kota Yogyakarta, 34 masjid disiagakan, antara lain Masjid Quwwatul Islam yang berada di pusat oleh-oleh timur Malioboro dan Masjid Al Huda di Gedong Kuning, Kotagede.

Kabupaten Sleman menyiapkan 36 masjid, seperti Masjid Qolbun Salim di Berbah dan Masjid An Nuruni di Kalasan.

Sementara itu, Kulon Progo menyediakan 25 masjid, termasuk Masjid Nurul Huda di Temon dan Masjid Muqorrobin di Galur. Kedua masjid ini tidak hanya menyediakan tempat istirahat, tetapi juga fasilitas menginap gratis.

Gunungkidul menyiapkan 18 masjid, di antaranya Masjid Al Ma'wa di Putat Patuk dan Masjid Al Musthofa di Ponjong.

Masjid-masjid tersebut dikategorikan sebagai masjid ramah musafir atau ramah pemudik. Fasilitas yang disediakan mencakup tempat istirahat, minuman, dan area parkir. Takmir masjid juga disiapkan untuk membantu pengaturan kendaraan serta menjaga keamanan dan kenyamanan para musafir.

"Kalau malam bisa minum bebas, tapi kalau siang, walaupun untuk musafir, tetap kita tidak menyediakan minuman," imbuhnya.

Sya'ban menegaskan bahwa seluruh pembiayaan operasional, termasuk konsumsi bagi pemudik, ditanggung oleh masing-masing takmir masjid.

Menurutnya, sebagian besar masjid memang sudah terbiasa memberikan pelayanan kepada pemudik setiap tahunnya.

Beberapa masjid yang direkomendasikan bagi pemudik, antara lain Masjid Miftakhul Huda di Kulon Progo, Masjid Muttaqin di Mlati Sleman, Masjid Nur Umi di sisi timur DIY, Masjid Al Huda di Gedong Kuning, Masjid Qolbun Salim di Jalan Wonosari, serta Masjid Al Ma'wa di Patuk, Gunungkidul.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
    Mending naikin tarif sekalian, minimal tarif ojol 15-20 ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Waduh! Judol Jadi Pemicu Ti...
Ekonomi
RAPBN dan Nota Keuangan tah...

Evakuasi kapal Mentawai Fast di Padang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Evakuasi kapal Mentawai Fas...

Prosesi Maria Assumpta Nusantara

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Prosesi Maria Assumpta Nusa...
Megapolitan
Gubernur Pramono Lepas Pese...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

Update Gempa NTT, Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 47 Jiwa

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.