Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Indonesia-Prancis Perkuat Kerja Sama di Sektor Pertahanan

📅 Kamis, 27 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Indonesia-Prancis Perkuat Kerja Sama di Sektor Pertahanan Doc: antara
Ket. Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono

Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono dan Menteri Eropa dan Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menyepakati komitmen bersama untuk menguatkan kerja sama bilateral di bidang pertahanan.

Menurut Menlu Sugiono, komitmen tersebut salah satunya tercermin dari keputusan Majelis Nasional Prancis untuk meratifikasi perjanjian kerja sama pertahanan dengan Indonesia baru-baru ini.

“Saya menyampaikan apresiasi atas ratifikasi perjanjian kerja sama pertahanan oleh Parlemen Perancis dan sepakat untuk meningkatkan hubungan di bidang tersebut,” ucap Sugiono dalam pernyataan pers yang disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Menlu Barrot di Gedung Pancasila Kemlu di Jakarta, Rabu (26/3).

Seperti dikutipd ari Antara, Sugiono menyoroti pentingnya kerja sama antara Indonesia dan Prancis di bidang maritim demi mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang stabil, damai, dan sejahtera.

Ia juga memandang bahwa latihan militer bersama “La Perouse” di kawasan Indo-Pasifik yang melibatkan angkatan laut Prancis dan sejumlah negara Indo-Pasifik merupakan inisiatif yang patut disambut baik.

Dalam rangka penguatan kerja sama bilateral di bidang pertahanan, Sugiono turut menyampaikan bahwa Indonesia dan Prancis sepakat untuk kembali melaksanakan dialog antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan kedua negara melalui mekanisme 2+2 “untuk membahas isu-isu di kawasan dan global”.

Menteri Pertahanan Prancis Sebastien Lecornu, melalui media sosial X pada 21 Maret lalu, memastikan bahwa Majelis Nasional Prancis telah “secara definitif mengesahkan kerja sama pertahanan dengan Indonesia.”

Ia pun meyakini bahwa kerja sama bilateral Indonesia-Prancis dalam bidang pertahanan akan senantiasa kuat, selaras dengan tekad Prancis berperan menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Sementara, DPR sudah mengesahkan RUU ratifikasi perjanjian internasional bidang pertahanan dengan lima negara menjadi undang-undang pada September lalu. Negara-negara yang kerja sama pertahanannya dengan RI disetujui DPR kala itu adalah Prancis, India, Uni Emirat Arab, Kamboja, dan Brasil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.