Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pada Akhir 2025 Tak Ada Lagi BABS Wilayah Pemkot Jakut

📅 Rabu, 26 Mar 2025, 20:29 WIB | Oleh:
Pada Akhir 2025 Tak Ada Lagi BABS Wilayah Pemkot Jakut Doc: Antara
Ket. Ilustrasi Pemasangan tangki septik atau Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Jakarta - Pemerintah Jakarta Utara menargetkan wilayahnya tidak ada lagi kasus  buang air besar sembarangan (BABS) atau terbebas 100 persen pada akhir tahun 2025.

"Kita berharap bisa 100 persen," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara dr Lysbeth Regina Pandjaitan di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan saat ini  kelurahan di Jakarta Utara yang terbebas dari kasus buang air besar sembarangan mencapai 87 persen atau sudah 27 dari 31 kelurahan.

Pada hari ini ada sembilan kelurahan yang mendeklarasikan stop BABS yakni Kelurahan Kamal Muara, Pejagalan, Tanjung Priok, Kebon Bawang, Koja, Lagoa, Semper Timur, Rorotan, dan Kelurahan Sukapura.

"Deklarasi hari ini, menjadikan kita menempati peringkat ke empat se-DKI Jakarta,"kata dia.

Lysbeth menambahkan percepatan pencapaian stop BABS ini berdasarkan surat edaran dari Kemendagri RI Nomor 600.10.3/8931/Bangda tanggal 11 Agustus 2023.

Kemudian berdasarkan data per Maret 2025 capaian Stop BABS di Jakarta untuk Kabupaten Kepulauan Seribu sudah mencapai 100 persen, kota Jakarta Pusat 100 persen, Jakarta Selatan 98,46 persen, Jakarta Utara 58,6 persen, Jakarta Barat 42,86 persen, dan Jakarta Timur 36,92 persen.

Menurut dia praktik BABS masih menjadi salah satu tantangan dalam mewujudkan sanitasi yang layak.

Ia menilai perilaku ini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada berbagai penyakit seperti diare, infeksi saluran pernapasan, dan stunting.

"Mudah-mudahan dengan komitmen ini bisa kita jaga bersama, dan wujudkan dalam kehidupan sehari-hari," kata dia.

Sebelumnya Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan melalui deklarasi ini pemerintah dan warga Jakarta Utara bersama sama berkomitmen untuk mengakhiri kebiasaan BABS dan mendorong masyarakat untuk memiliki akses ke jamban sehat.

"Semoga tidak ada lagi warga yang buang air besar sembarangan. Mari kita jadikan Jakarta Utara sebagai kota sehat, bebas dari penyakit yang ditularkan melalui lingkungan yang tidak higienis," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.