Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Google Rilis Model AI dengan Penalaran Paling Cerdas, Gemini 2.5

📅 Rabu, 26 Mar 2025, 16:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Google Rilis Model AI dengan Penalaran Paling Cerdas, Gemini 2.5 Doc: ANTARA/Google Deepmind

JAKARTA - Perusahaan teknologi Google memperkenalkan Gemini 2.5 yakni model kecerdasan buatan (AI) baru dengan kemampuan penalaran paling cerdas yang pernah mereka kembangkan.

Dilansir dari TechCrunch pada Rabu (26/3), sebagai langkah awal, Google merilis Gemini 2.5 Pro Experimental. Model ini telah tersedia di platform pengembang Google AI Studio serta di aplikasi Gemini bagi pelanggan paket berlangganan AI Gemini Advanced senilai 20 dollar AS per bulan (Rp331,6 ribu).

Google menyatakan bahwa ke depannya, semua model AI baru yang dikembangkannya akan memiliki kemampuan penalaran bawaan.

Sejak OpenAI meluncurkan model AI penalaran pertama, o1, pada September 2024, industri teknologi berlomba-lomba mengembangkan model dengan kemampuan serupa atau lebih baik. Saat ini, beberapa perusahaan seperti Anthropic, DeepSeek, Google, dan xAI telah memiliki model AI dengan penalaran yang lebih canggih.

Model-model ini menggunakan daya komputasi tambahan untuk memeriksa fakta dan menalar suatu masalah sebelum memberikan jawaban, menjadikannya lebih akurat dalam tugas-tugas seperti matematika dan pemrograman.

Google sebelumnya telah bereksperimen dengan model AI berbasis penalaran, termasuk dengan merilis versi "thinking" dari Gemini pada Desember lalu. Namun, Gemini 2.5 adalah upaya terbesar perusahaan untuk menyaingi model seri “o” milik OpenAI.

Google mengklaim bahwa Gemini 2.5 Pro melampaui model AI sebelumnya, termasuk beberapa model pesaing utama, dalam berbagai tolok ukur. Model ini dirancang untuk unggul dalam pembuatan aplikasi web yang menarik secara visual serta aplikasi pemrograman berbasis agen.

Dalam evaluasi penyuntingan kode, Aider Polyglot, Gemini 2.5 Pro memperoleh skor 68,6 persen, mengungguli model AI dari OpenAI, Anthropic, dan DeepSeek. Sedangkan, dalam uji kemampuan pengembangan perangkat lunak SWE-bench Verified, model ini mendapatkan skor 63,8 persen, lebih baik dari OpenAI o3-mini dan DeepSeek R1, tetapi masih di bawah Claude 3.7 Sonnet dari Anthropic yang mencapai 70,3 persen.

Pada Humanity’s Last Exam, ujian multimodal yang menguji pengetahuan matematika, humaniora, dan sains, Gemini 2.5 Pro meraih skor 18,8 persen, lebih tinggi dibanding kebanyakan model AI unggulan pesaingnya.

Sebagai tambahan, Gemini 2.5 Pro diluncurkan dengan 1 juta token context window, memungkinkan model tersebut memproses sekitar 750.000 kata dalam satu kali input. Dalam waktu dekat, Google berencana meningkatkan kapasitas ini hingga 2 juta token.

Meski begitu, Google belum mengumumkan harga API untuk Gemini 2.5 Pro dan menyatakan akan membagikan detail lebih lanjut dalam beberapa minggu mendatang. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.