Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Diminta Serap 800 Ribu Ton Beras Hingga Maret

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Dapat kami laporkan Operasi Pasar Pangan Murah 2025 sesuai dengan arahan Bapak Presiden per tanggal 21 Maret 2025 ini telah terjual 2.731 ton berbagai komoditas pangan di 3.159 outlet, beras SPHP menjadi komoditas dengan tingkat penjualan tertinggi yaitu 1.540 ton," kata Sarwo.

Dia menyampaikan bahwa dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Idul Fitri 2025, pihaknya berkolaborasi lintas sektor dengan berbagai pemangku kepentingan melakukan beberapa rencana aksi pengendalian harga pangan.

Ia menyebutkan, salah satu rencana aksi yang dilakukan adalah Gerakan Pangan Murah (GPM) Ramadhan dan Idul Fitri 2025 yang telah dilaksanakan sebanyak 1.480 kali di 51 kabupaten/kota pada 14 provinsi.

"Sedangkan realisasi GPM dari 1 Januari hingga 21 Maret 2025 telah dilaksanakan sebanyak 2.384 kali di 478 kabupaten/kota pada 37 provinsi," ucapnya.

Diketahui, pemerintah menggelar operasi pasar pangan murah guna menjaga stabilitas dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) puasa Ramadhan hingga Idul Fitri 2025 dimulai sejak 24 Februari yang ditargetkan terlaksana hingga 29 Maret 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...
Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.