Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anggota DPR Ingatkan 'Study Tour' Harus Berorientasi Pendidikan, Bukan Sekadar Rekreasi

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 14:57 WIB | Oleh:
Anggota DPR Ingatkan 'Study Tour' Harus Berorientasi Pendidikan, Bukan Sekadar Rekreasi Doc: istimewa
Ket. Ilustrasi armada study tour

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengingatkan bahwa study tour harus berorientasi pada pendidikan dan pembelajaran, bukan sekadar ajang rekreasi.

“Tujuan study tour adalah meningkatkan pengalaman siswa. Jadi, tetap tujuannya untuk pendidikan,” kata Lalu kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/3).

Menurut dia, esensi utama study tour adalah memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa dari tempat yang dikunjungi. Dengan demikian, mereka tidak hanya melihat lokasi wisata, tetapi juga memahami lebih dalam melalui interaksi dengan para ahli di bidangnya. Lalu menyayangkan bahwa banyak study tour saat ini yang hanya berorientasi pada rekreasi, tanpa adanya proses pembelajaran yang jelas.

“Kalau hanya berwisata, maka study tour sudah keluar dari tujuan awalnya. Esensinya hilang,” kata legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Tenggara Barat (NTB) II itu.

Oleh karena itu, Lalu meminta pihak sekolah merancang kegiatan study tour dengan matang, termasuk menentukan tujuan yang relevan serta memastikan siswa menyusun laporan kegiatan sebagai bentuk evaluasi pembelajaran.

Selain itu, Lalu juga mengingatkan agar frekuensi pelaksanaan study tour tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Di sisi lain, ujar dia menambahkan, aspek keselamatan juga menjadi perhatian serius. Lalu menekankan pentingnya sekolah memilih jasa transportasi yang terpercaya dan memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi layak jalan.

"Jangan gunakan kendaraan yang tidak layak jalan. Pilih perusahaan transportasi yang profesional, karena ini menyangkut keselamatan siswa," kata dia.

Hal tersebut disampaikan Lalu sekaligus untuk menanggapi adanya larangan pelaksanaan study tour dari pemerintah daerah.

Salah satunya, Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VI Jawa Barat menyebar surat edaran Gubernur Jawa Barat terkait larangan pelaksanaan karyawisata atau "study tour" oleh sekolah termasuk di Cianjur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.