Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat Jadi Solusi Penuhi Hak Pendidikan Semua Anak

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 22:41 WIB | Oleh:
Sekolah Rakyat Jadi Solusi Penuhi Hak Pendidikan Semua Anak Doc: Antara

Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berharap Program Sekolah Rakyat menjadi solusi bagi jutaan anak Indonesia yang putus sekolah atau belum pernah mengenyam pendidikan formal.

1742484640_60031bdc3cbf0046b7ff.jpg

"KPAI berharap program ini dapat menjadi solusi pemenuhan hak pendidikan bagi semua anak Indonesia. Karena faktanya masih banyak anak Indonesia tidak sekolah atau putus sekolah. Oleh karena itu program ini harus memiliki konsep dan tata kelola yang komprehensif agar tujuan utamanya tercapai secara optimal dan berdampak luas," kata Anggota KPAI Klaster Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang, Budaya, dan Agama, Aris Adi Leksono saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Oleh karena itu, lanjutnya, program ini harus memiliki konsep dan tata kelola yang komprehensif agar tujuan utamanya tercapai secara optimal dan berdampak luas.

Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2023 dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah anak tidak sekolah di Indonesia mencapai 4,2 juta anak.

Dari angka tersebut, kata dia, sebanyak 500 ribu anak tidak pernah bersekolah, 500 ribu anak putus sekolah pada 2023, dan 3,2 juta anak lainnya sudah tidak sekolah sejak tahun-tahun sebelumnya.

Berbagai faktor menyebabkan anak-anak tidak bersekolah, mulai dari persoalan ekonomi, keterbatasan akses, hingga korban kekerasan, dan eksploitasi.

Meski demikian KPAI menyoroti pentingnya tata kelola yang baik agar Sekolah Rakyat tidak tumpang tindih dengan kebijakan pendidikan yang telah ada.

"Jangan sampai hadirnya Sekolah Rakyat malah mendislokasi layanan pendidikan yang sudah berjalan, seperti jalur afirmasi dalam SPMB atau pendidikan non-formal, seperti PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)," kata Aris Adi Leksono.

Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan sinergi antara kementerian terkait agar kebijakan ini tidak justru melemahkan sistem pendidikan yang sudah ada.

KPAI juga menyoroti pentingnya penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dalam menangani anak-anak dengan kerentanan khusus.

"Guru dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Selain itu pemerintah perlu merancang profil lulusan yang memastikan keberlanjutan pendidikan mereka hingga dapat mandiri dan berkontribusi bagi keluarga serta masyarakat," kata Aris Adi Leksono.

Dengan perencanaan yang matang dan eksekusi yang tepat, menurut dia, Sekolah Rakyat berpotensi menjadi langkah strategis dalam memastikan hak pendidikan bagi seluruh anak Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.