Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Negara Paling Aktif dalam Penggunaan Energi Terbarukan

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Negara Paling Aktif dalam Penggunaan Energi Terbarukan Doc: Antara

Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah 10 negara paling aktif dalam penggunaan energi terbarukan berdasarkan kapasitas instalasi dan kebijakan yang mendorong transisi energi hijau:1. Tiongkok

  • Pemimpin global dalam energi terbarukan, terutama di sektor tenaga surya dan angin.
  • Memiliki kapasitas energi surya terbesar di dunia dan terus mempercepat transisi ke energi hijau.
2. Amerika Serikat
  • Salah satu produsen utama energi angin dan surya.
  • Negara bagian seperti California dan Texas menjadi pusat pengembangan energi terbarukan.
3. Jerman
  • Pelopor dalam kebijakan energi hijau dengan program Energiewende.
  • Sebagian besar listriknya berasal dari tenaga angin dan matahari.
4. India
  • Salah satu negara dengan pertumbuhan energi terbarukan tercepat, terutama dalam tenaga surya.
  • Berkomitmen untuk mencapai 500 GW kapasitas energi terbarukan pada 2030.
5. Brasil
  • Pemimpin dalam energi hidro dan bioenergi.
  • Lebih dari 80% listriknya berasal dari sumber energi terbarukan.
6. Spanyol
  • Salah satu negara Eropa dengan investasi besar dalam tenaga angin dan surya.
  • Menerapkan kebijakan untuk mencapai 100% energi terbarukan dalam beberapa dekade mendatang.
7. Inggris
  • Pemimpin dalam energi angin lepas pantai (offshore wind).
  • Target menghapus penggunaan batu bara dalam pembangkitan listrik sebelum 2030.
8. Jepang
  • Fokus pada energi terbarukan setelah bencana nuklir Fukushima 2011.
  • Memimpin dalam teknologi penyimpanan energi dan tenaga surya di perkotaan.
9. Kanada
  • Salah satu negara terbesar dalam energi hidroelektrik.
  • Mengembangkan sumber daya angin dan matahari sebagai bagian dari transisi energi.
10. Denmark
  • Pionir dalam energi angin, dengan sebagian besar listriknya berasal dari tenaga angin.
  • Berencana menjadi negara bebas bahan bakar fosil pada 2050.

Negara-negara ini terus berinovasi dalam penggunaan energi terbarukan untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan keberlanjutan energi global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.