Roket SpaceX Diluncurkan, Bawa Pulang Dua Astronot yang Tertinggal di ISS
📅 Sabtu, 15 Mar 2025, 10:47 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: BBC
JAKARTA - SpaceX telah meluncurkan roket yang membawa kru baru ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sebagai bagian dari rencana membawa pulang astronot Butch Wilmore dan Suni Williams.
Menurut laporan BBC, Butch dan Suni seharusnya berada di ISS hanya delapan hari, namun karena masalah teknis dengan pesawat ruang angkasa eksperimental yang mereka tumpangi, mereka terpaksa di sana selama lebih dari sembilan bulan.
Para astronot akan memulai perjalanan kembali ke Bumi dua hari setelah kru baru tiba. Steve Stich, manajer program kru komersial NASA, mengatakan ia gembira dengan prospek tersebut.
"Butch dan Suni telah melakukan pekerjaan yang hebat dan kami gembira membawa mereka kembali," katanya.
Para astronot, bersama rekan kerja mereka di ISS, Nick Hague dari NASA dan kosmonot Roscosmos Aleksandr Gorbunov, akan digantikan oleh empat astronot, dari Russia, Jepang, dan dua dari AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Akan ada serah terima selama dua hari, setelah itu kru lama akan memulai perjalanan mereka kembali ke Bumi. Namun, mungkin akan ada sedikit penundaan lebih lanjut, karena mereka menunggu kondisi di Bumi untuk masuk kembali dengan aman, menurut Dana Weigel, manajer program ISS.
"Cuaca selalu harus bekerja sama, jadi kami akan menunggu sampai cuacanya tidak mendukung," katanya kepada wartawan.
Weigel menjelaskan para astronot telah mulai bersiap untuk serah terima minggu lalu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Butch membunyikan lonceng upacara saat Suni menyerahkan komando kepada kosmonot Alexei Ovchinin," katanya.
Para astronot secara konsisten mengatakan senang berada di stasiun luar angkasa, dan Suni Williams menggambarkannya sebagai "tempat yang membahagiakan". Namun, Dr. Simeon Barber, dari Universitas Terbuka, mengatakan kepada BBC News, kemungkinan akan ada biaya pribadi yang harus dibayar.
"Saat Anda dikirim dalam perjalanan kerja yang seharusnya berlangsung seminggu, Anda tidak mengira perjalanan itu akan memakan waktu hampir satu tahun," katanya.
"Tinggal lama di luar angkasa ini akan mengganggu kehidupan keluarga, banyak hal akan terjadi di rumah yang tidak mereka ketahui, jadi akan ada periode pergolakan."
Butch dan Suni tiba di ISS pada awal Juni 2024 untuk menguji pesawat ruang angkasa eksperimental bernama Starliner, yang dibangun oleh perusahaan kedirgantaraan Boeing, pesaing SpaceX.
Misi tersebut telah tertunda beberapa tahun karena masalah teknis dalam pengembangan wahana antariksa, dan terdapat masalah selama peluncuran dan penambatannya ke ISS. Ini termasuk masalah dengan beberapa pendorong Starliner, yang diperlukan untuk memperlambat wahana antariksa agar dapat kembali memasuki atmosfer Bumi, dan kebocoran gas helium dalam sistem propulsi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!