Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Elon Musk: Starship akan Berangkat ke Planet Mars Akhir Tahun 2026

📅 Sabtu, 15 Mar 2025, 15:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Elon Musk: Starship akan Berangkat ke Planet Mars Akhir Tahun 2026 Doc: Space.com
Ket. Pendiri SpaceX, Elon Musk.

WASHINGTON - Pendiri SpaceX, Elon Musk, mengatakan roket Starship miliknya akan berangkat ke Planet Mars pada akhir tahun 2026 dengan membawa robot humanoid Tesla Optimus. Pendaratan manusia dapat dilakukan secepatnya pada tahun 2029.

"Starship akan berangkat ke Mars pada akhir tahun depan, membawa Optimus. Jika pendaratan itu berjalan lancar, pendaratan manusia mungkin akan dimulai paling cepat pada tahun 2029, meskipun kemungkinan besar tahun 2031," kata Musk di jejaring sosial X miliknya. 

Musk, yang juga CEO Tesla, memperkenalkan robot Optimus milik perusahaannya pada sebuah acara tahun lalu. 

Ia mengatakan robot penari tersebut suatu hari nanti akan dapat melakukan tugas-tugas kasar, sekaligus menawarkan persahabatan. Ia memperkirakan harga robot-robot itu mencapai 20.000 hingga 30.000 dollar AS.

Starship, roket terbesar dan terkuat di dunia, adalah kunci visi jangka panjang Musk untuk menjajah Mars. 

Dengan tinggi 403 kaki (123 meter), sekitar 100 kaki lebih tinggi dari Patung Liberty, Starship dirancang agar pada akhirnya dapat digunakan kembali sepenuhnya.

NASA juga sedang menunggu versi modifikasi Starship sebagai pendarat bulan untuk program Artemis, yang bertujuan untuk mengembalikan astronot ke Bulan dekade ini.

Namun, sebelum SpaceX dapat melaksanakan misi tersebut, mereka harus membuktikan bahwa wahana itu andal, aman bagi awak, dan mampu melakukan pengisian bahan bakar kompleks di orbit, yang penting untuk misi luar angkasa.

Kemunduran

SpaceX menghadapi kemunduran bulan ini ketika uji terbang terakhir prototipe Starship berakhir dengan ledakan, bahkan saat pendorongnya berhasil ditangkap dalam uji orbitnya.

Peristiwa itu hampir merupakan pengulangan dari percobaan sebelumnya. 

Beberapa menit setelah lepas landas dan pemisahan pendorong, umpan video langsung menunjukkan tahap atas jatuh tak terkendali sebelum sinyal tiba-tiba terputus.

Rekaman dramatis yang beredar online menunjukkan puing-puing membara menghujani Bahama.

Ini menandai uji orbit tak berawak yang kedelapan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.