Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Gianyar Angkat Produk Desa Tembus Pasar Global, Ini Strateginya

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 19:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Gianyar Angkat Produk Desa Tembus Pasar Global, Ini Strateginya Doc: ANTARA/ HO-Pemkab Gianyar
Ket. Peserta menampilkan karya meracik kopi di sela kompetisi barista di Gianyar, Bali.

GIANYAR – Penguatan daya saing produk lokal menjadi kunci untuk menghadapi tekanan pasar global yang semakin kompetitif.

Produk dalam negeri tidak hanya dituntut unggul dari sisi harga, tetapi juga kualitas, inovasi, dan konsistensi pasokan.

Tanpa peningkatan di aspek tersebut, produk lokal berisiko kalah bersaing dengan barang impor yang kerap lebih efisien dan terstandarisasi.

Upaya ini membutuhkan pendekatan menyeluruh, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, adopsi teknologi, hingga penguatan branding dan akses pasar.

Dukungan kebijakan pemerintah, seperti insentif industri dan perlindungan pasar yang tepat sasaran, juga menjadi faktor penting.

Dengan strategi yang terintegrasi, produk lokal tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga memiliki peluang untuk menembus pasar ekspor dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali mengangkat produk unggulan desa melalui pameran usaha mikro kecil menengah (UMKM) guna mendorong daya saing produk lokal.

“Setiap desa ada perwakilan dengan keunggulan masing-masing. Dengan konsep one village one product (OVOP), semua terwakili,” kata Bupati Gianyar I Made Mahayastra di Gianyar, Bali, Senin (13/4).

Adapun Pemkab Gianyar memiliki 64 desa yang di antaranya memiliki ciri khas termasuk produk UMKM unggulan.

Bupati Gianyar menegaskan pentingnya dukungan terhadap UMKM sebagai pilar ekonomi rakyat, terutama dalam menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu.

Ia juga mengundang para pengusaha dan tokoh masyarakat untuk turut berbelanja dan mendukung produk lokal.

“Saat kondisi sulit, yang mampu bertahan adalah UMKM. Ini adalah usaha rakyat yang harus kita hargai dan dukung bersama,” tegasnya.

Pameran UMKM yang diadakan memperingati HUT ke-255 diikuti oleh 40 stan, terdiri dari 33 stan UMKM desa yang mengusung konsep OVOP serta tujuh stan dari Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gianyar.

Melalui kegiatan itu, pemerintah daerah memberikan ruang bagi desa-desa untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat luas, sekaligus mendorong pemasaran lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Pyongyang Klaim Kunjungan X...
Luar Negeri
Fujimori dan Sanchez Bersai...
Ekonomi
Antam Bagikan Dividen Sebes...
Megapolitan
Seribu Badan Publik Disasar...
Megapolitan
Park&Ride Bakal Dikembangka...
Megapolitan
Jauhkan Dunia Pendidikan da...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

Polri Aktifkan Satgas Cegah Praktik Judi Selama Piala Dunia 2026

10 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.