Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2025 Melambat Hanya 4,87 Persen

📅 Senin, 05 Mei 2025, 12:13 WIB | Oleh: Tim Redaksi
BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2025 Melambat Hanya 4,87 Persen Doc: istimewa
Ket. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti

JAKARTA-Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2025 melambat hanya 4,87 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dan terkontraksi 0,89 persen secara kuartalan (quarter to quarter/qtq).

Adapun realisasi pertumbuhan ekonomi secara tahunan tersebut lebih rendah dibandingkan kuartal I 2024 sebesar 5,11 persen (yoy), juga lebih rendah jika dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 5,02 persen (yoy).

 Amalia dalam konferensi pers virtualnya mengatakan bahwa perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan besaran produk domestik bruto (PDB) pada kuartal I 2025 atas dasar harga berlaku mencapai 5.665 triliun rupiah, sementara berdasarkan harga konstan mencapai 3.264,5 triliu rupiah.

"Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2025 adalah sebesar 4,87 persen bila dibandingkan dengan triwulan I 2024 atau secara year on year. Sementara quarter to quarter minus 0,89 persen," sebutnya dari kantor Kantor Pusat BPS, Senin (5/5).

Amalia menerangkan bahwa secara historis, pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama memang cenderung lebih rendah dibanding kuartal IV tahun sebelumnya.

Di sisi lain, laju pertumbuhan ekonomi kuartal I-2025 terutama ditopang oleh aktivitas ekonomi domestik.

Sebelumnya Peneliti Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB Universitas Indonesi (UI) Teuku Riefky mengatakan ekonomi RI kuartal I tumbuh di bawah 5 persen. Perkiraan itu dengan melihat perkembangan terkini kondisi ekonomi domestik, dan tekanan ekonomi global akibat tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump.

"PDB Indonesia diperkirakan akan tumbuh sebesar 4,94 persen di kuartal I-2025, kisaran estimasi dari 4,93-4,95 persen, dan 4,95 persen untuk full year 2025 kisaran estimasi dari 4,9 persen hingga 5 persen," ujar Riefky dalam laporannya akhir pekan lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.