Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Manfaatkan DTSEN Jadi Rujukan Data Penyaluran Bantuan Pangan

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 22:40 WIB | Oleh:
Bapanas Manfaatkan DTSEN Jadi Rujukan Data Penyaluran Bantuan Pangan Doc: ANTARA/HO-Humas Bapanas
Ket. Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto dalam Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Jakarta, Jumat (14/3/2025).

Jakarta, 14/3  - Badan Pangan Nasional (Bapanas) siap manfaatkan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai rujukan data untuk penyaluran bantuan pangan guna pengentasan dan penghapusan kemiskinan ekstrem di seluruh wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto seusai Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa pihaknya menyadari masalah kemiskinan dan kemiskinan ekstrem sangat kompleks dan multidimensi.

"Oleh karena itu, Bapanas tidak hanya fokus pada penyediaan pangan, tetapi juga pada peningkatan aksesibilitas dan pemanfaatan pangan yang bergizi, dengan memastikan ketepatan sasaran melalui pemanfaatan DTSEN, termasuk memperkuat program bantuan pangan beras sebagai perlindungan sosial adaptif," kata Andriko.

Andriko menyatakan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang memiliki peran penting dalam pengentasan kemiskinan.

Oleh karena itu, Bapanas berupaya untuk memastikan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan yang cukup, beragam, bergizi seimbang, dan aman bagi seluruh masyarakat, terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan, yang terdata dalam DTSEN.

Untuk itu, kata Andriko, Bapanas akan terus memperkuat cadangan pangan pemerintah (CPP) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, pengentasan daerah rentan rawan pangan, serta untuk mendukung program-program bantuan pangan yang tepat sasaran berdasarkan DTSEN.

Andriko menambahkan bahwa Bapanas juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, BUMN, lembaga swadaya masyarakat.dan sektor swasta, untuk memperkuat upaya pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, dengan memastikan sinkronisasi data dengan DTSEN.

Menurut dia, dengan kerja sama yang kuat semua pihak, dan pemanfaatan data DTSEN yang akurat, serta penguatan program bantuan pangan beras sebagai perlindungan sosial adaptif, pengentasan kemiskinan dapat dilakukan.

"Kita dapat mencapai target pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan dan menghapuskan kemiskinan ekstrem di Indonesia, serta mewujudkan kedaulatan pangan sesuai visi Presiden Prabowo Subianto," ucap Andriko.

Sementara itu, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengatakan pembahasan rapat itu fokus pada pengentasan kemiskinan yang juga dalam rangka menyiapkan Instruksi Presiden terkait Penanggulangan Kemiskinan.

Ia menekankan aspek penting yang perlu diprioritaskan dalam penanggulangan kemiskinan adalah konsolidasi seluruh bentuk bantuan dan subsidi sehingga dalam penyalurannya tepat sasaran, efektif dan efisien.

"Menunggu Inpres jalan, upaya pengentasan kemiskinan bisa kita lakukan dengan sebaik-baiknya," kata Muhaimin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.