Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bahaya! Kebayoran Lama Utara Tertinggi Kedua Kasus DBD di Jaksel

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 14:42 WIB | Oleh:
Bahaya! Kebayoran Lama Utara Tertinggi Kedua Kasus DBD di Jaksel Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Selatan.
Ket. Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Serentak di kawasan Kebayoran Lama Utara, Jakarta, Jumat (14/3).

JAKARTA - Kebayoran Lama Utara saat ini menjadi kelurahan yang memiliki kasus demam berdarah dengue (DBD) tertinggi di Jakarta Selatan.

"PSN dilakukan di Kebayoran Lama Utara karena wilayah ini termasuk kelurahan dengan DBD tertinggi se-Jakarta Selatan," kata Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Munjirin saat memimpin kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Serentak se-Jakarta Selatan di Jakarta, Jumat.

Kegiatan PSN itu dilakukan di wilayah RW 09, Kelurahan Kebayoran Lama Utara, Kecamatan Kebayoran Lama.

Munjirin mengatakan, pihaknya bersama seluruh jajaran tingkat kota, kecamatan, kelurahan hingga kader-kader masyarakat untuk bersama-sama turun langsung memantau jentik nyamuk di permukiman tersebut.

Dia menilai bukan hanya kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) saja yang rutin melakukan PSN, namun seluruh elemen masyarakat harus terlibat dalam kegiatan ini karena kebersihan lingkungan atau rumah itu merupakan tanggung jawab pemiliknya.

"Saya lihat setiap tahunnya, penyumbang DBD terbanyak terjadi para bulan April. Maka itu saya minta satu minggu, dua sampai tiga kali itu wajib kader Jumantik periksa, namun untuk Jumantik Mandiri juga wajib setiap hari selalu cek kebersihan rumah dan sekitarnya," ujarnya.

Kepala Suku Dinas (Kasudin) Kesehatan Jakarta Selatan, Yudi Dimyati menambahkan, kasus DBD di Jakarta Selatan saat ini memang berada di posisi kedua terbanyak di Jakarta dengan jumlah kasus mencapai 303 kasus pada Januari-Maret 2025.

Kasus DBD untuk kecamatan tertinggi, ada di Kecamatan Jagakarsa dengan 51 kasus dan untuk kelurahan tertinggi ada di Kelurahan Kebayoran Lama Utara dengan 19 kasus.

"Tentunya ini menjadi perhatian kita bersama untuk penanganan kasus DBD. Saya minta kepada seluruh petugas kesehatan dan unsur lainnya harus bersinergi dengan baik mengatasi permasalahan ini," katanya.

Salah satunya dengan Penyelidikan Epidemiologi (PE) ke rumah warga yang terjangkit DBD. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.