Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seekor Harimau Betina Masuk Kandang Jebak di Agam

📅 Rabu, 12 Mar 2025, 17:00 WIB | Oleh:
Seekor Harimau Betina Masuk Kandang Jebak di Agam Doc: ANTARA/Yusrizal

LUBUK BASUNG - Harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) yang masuk kandang jebak milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat di Taruyan, Nagari (Desa) Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam berkelamin betina.

Dokter Hewan Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan Kota Bukittinggi Yoli Zulfanedi di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan harimau itu berkelamin betina dengan usia sekitar 3-4 tahun.

"Harimau itu masih remaja dan belum pernah melahirkan," katanya.

Ia mengatakan harimau itu dalam kondisi sehat, hanya mengalami luka pada bagian tubuh dan bisa ditangani atau disembuhkan.

Untuk telapak kaki terkelupas dan kaki depan bagian kiri mengalami luka sisa terkena jerat.

Selain itu, jari kaki depan bagian kiri juga puntung atau terputus terkena jeratan, sehingga hanya memiliki satu jari.

1741768189_66f656a7be449a248066.jpg

Dokter Hewan Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan Kota Bukittinggi Yoli Zulfanedi sedang memeriksa kesehatan harimau, Rabu (12/3).

Sementara Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumbar Antonius Vevri mengatakan harimau berkelamin betina itu dinamai oleh masyarakat setempat, Simauang.

"Masyarakat sekitar menyepakati nama satwa ini Simauang," katanya.

Ia mengatakan harimau itu masuk kandang jebak pada Selasa (11/3) malam sekitar pukul 21.00 WIB, setelah BKSDA Sumbar memasang kandang jebak usai harimau itu diduga memangsa kerbau warga Tariyan, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur pada Senin (10/3).

Saat itu, Tim BKSDA Sumbar bersama Tim Patroli Anak Nagari (Pagari) Baringin, Pemerintah Nagari Tigo Balai dan masyarakat setempat melakukan pengawasan tidak jauh dari lokasi kandang. Tiba-tiba ada suara gaduh di dalam kandang dan auman dari satwa langka dan dilindungi undang-undang itu.

"Ternyata benar seekor harimau masuk kandang jebak. Kandang jebak kita pasang setelah kerbau warga dimangsa satwa ini," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.