Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenal Gunung Cartenz Pyramid: Puncak Tertinggi di Indonesia

📅 Senin, 10 Mar 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengenal Gunung Cartenz Pyramid: Puncak Tertinggi di Indonesia Doc: Antara
Ket. Petugas mengevakuasi tim pendakian Puncak Cartenz Piramid, Pegunungan Jayawijaya, Mimika, Papua Tengah, Minggu (2/3).

Meski terletak di daerah tropis yang identik dengan suhu panas dan kelembapan tinggi, puncak gunung ini justru tertutup salju abadi. Fenomena langka tersebut menjadi daya tarik sekaligus keajaiban alam yang memikat banyak pendaki dari berbagai penjuru dunia.

Berdasarkan informasi dari situs resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Gunung Cartenz memiliki ketinggian sekitar 4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Seperti dikutip dari Antara, gunung ini menjadi salah satu dari lima lokasi di garis khatulistiwa yang diselimuti salju. Empat lokasi lainnya adalah Sierra Nevada di Pegunungan Andes, Gunung Kenya, Gunung Kilimanjaro, dan Ruwenzori di Afrika. Keberadaan salju abadi di puncaknya menjadikan Cartenz Pyramid sebagai kawasan pergunungan kars yang memiliki nilai penting, baik bagi Indonesia maupun dunia.

Gunung ini juga dikenal sebagai puncak tertinggi di Indonesia, Australia, dan kawasan Oseania. Selain itu, Cartenz Pyramid termasuk dalam Seven Summits, yaitu tujuh puncak tertinggi di masing-masing benua yang menjadi tujuan impian bagi para pendaki di seluruh dunia.

Puncak Cartenz juga dikenal dengan sebutan Carstensz Pyramid karena bentuknya yang menyerupai piramida. Carstensz Pyramid terdiri dari tiga puncak terkenal, yakni Puncak Jaya dengan ketinggian 4.884 meter, Puncak Trikora setinggi 4.730 meter, dan Puncak Mandala dengan ketinggian 4.640 meter. Ketiga puncak ini berada di bagian barat dataran tinggi Jayawijaya.

Keajaiban salju tropis

Keunikan salju tropis di Gunung Cartenz Papua menjadi daya tarik tersendiri. Meski bukan gunung berapi, gunung ini merupakan bagian dari pegunungan kars yang dikenal dengan medan terjal serta curam.

Kehadiran salju dan gletser es di puncaknya semakin memperindah panorama alam di sekitarnya. Pada tahun 1992, luas salju di Puncak Jaya diperkirakan mencapai 3.300 hektare.

Pegunungan kars di Papua secara umum membentang di pematang Perbukitan Tengah dengan ketinggian antara 3.000 hingga 4.500 meter di atas permukaan laut. Wilayah ini menunjukkan betapa luasnya penyebaran kawasan kars di Indonesia.

Daya tarik pendaki

Sebagai salah satu puncak tertinggi di dunia, Gunung Cartenz tak hanya menjadi daya tarik bagi pendaki dalam negeri, tetapi juga menarik perhatian para pendaki mancanegara.

Gunung Cartenz atau yang dikenal juga dengan Puncak Jaya, merupakan bagian dari Seven Summits, menjadi impian para pendaki yang ingin menaklukkan tujuh puncak tertinggi di dunia.

Perjalanan menuju puncaknya menuntut persiapan fisik dan mental yang matang. Dilansir dari Climbing The Seven Summits, Cartenz dikenal sebagai jalur pendakian paling curam dan menantang secara teknis, dengan paparan cahaya yang luas serta medan panjat tebing layaknya pegunungan Alpen.

Pendakian biasanya dimulai dengan helikopter untuk mencapai basecamp, mengingat jalur darat yang sulit ditembus. Tanpa helikopter, perjalanan bisa memakan waktu lebih dari delapan hari melalui hutan tropis yang lembap, berlumpur, dan penuh lintah. Setelah melewati medan curam, barulah pendaki tiba di basecamp sebagai titik awal pendakian ke puncak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
BNPB: Tanggul Jebol Picu Ba...

Lorong Bendera Merah Putih di Tasikmalaya

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Lorong Bendera Merah Putih ...
Megapolitan
Pelatihan pembuatan roti da...

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

Bau Badan Menyengat, Seorang Penumpang Transjakarta Diturunkan di Kampung Melayu, Manusiawikah?

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.