Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamentrans: Telang Rejo Berpotensi Jadi Lumbung Pangan Nasional

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 03:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamentrans: Telang Rejo Berpotensi Jadi Lumbung Pangan Nasional Doc: Antara
Ket. Bupati Banyuasin Askolani (kiri) dan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi (kanan) saat meninjau panen raya di Desa Telang Rejo, Banyuasin, Sumsel, Kamis (22/1).

Jakarta - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi mendorong Desa Telang Rejo, Kecamatan Muara Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, untuk terus diperkuat sebagai lumbung pangan nasional.

Sebab, sejauh ini wilayah tersebut dikenal sebagai sentra produksi padi dan beras utama bagi Indonesia.

Kabupaten Banyuasin telah meraih penghargaan Satya Lencana Wira Karya Bidang Pertanian dan dinobatkan sebagai kabupaten peringkat pertama produksi beras nasional  2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Sebagian besar lumbung pangan di Kabupaten Banyuasin berada di kawasan transmigrasi. Ini sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita untuk mewujudkan swasembada pangan," kata Yoga saat menghadiri panen raya padi di Desa Telang Rejo, Banyuasin, Selasa (20/1).

Ia menilai, peran kawasan transmigrasi penting dalam menjadikan Kabupaten Banyuasin sebagai lumbung pangan nasional peringkat pertama se-Indonesia.

"Satu hektare (lahan) bisa produksi gabah kering panen 8 ton, dan ini akan kita tingkatkan lagi," ujar Yoga.

Keberhasilan sektor pertanian di Banyuasin merupakan hasil kerja bersama lintas kementerian. Di kawasan transmigrasi, Kementerian Transmigrasi (Kementrans) bersinergi dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian ATR/BPN, hingga Kementerian Perhubungan.

Oleh karena itu, guna mendukung peningkatan produksi, Kementrans turut menyalurkan bantuan dengan mengucurkan Rp100 juta untuk pengembangan Koperasi Kelompok Petani Desa Telang Rejo.

Di samping itu, kementerian juga bakal membantu pembangunan jalan poros serta renovasi infrastruktur kawasan transmigrasi yang direncanakan mulai  2026.

"Perencanaan lainnya akan terus kami komunikasikan dengan pemerintah daerah, khususnya dengan Bapak Bupati agar sarana dan prasarana di kawasan transmigrasi ini semakin baik," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyuasin Askolani mencatat bahwa produksi padi Banyuasin pada 2025 mencapai 1,2 juta ton. Produksi tersebut berasal dari total luas lahan sekitar 189 ribu hektare, dengan sekitar 70 persen berada di kawasan transmigrasi.

"Keberhasilan Banyuasin mencapai (produksi) peringkat pertama di Indonesia itu adalah kawasan transmigrasi. Dan keberhasilan ini adalah kerja sama dari semua kementerian," ujarnya.

Menurut Askolani, dukungan lintas sektor dinilai menjadi kunci keberlanjutan produksi pangan di Banyuasin sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah transmigrasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.