Cermati Cuaca Ekstrem Beberapa Hari ke Depan
📅 Senin, 10 Mar 2025, 13:44 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
BENGKAYANG - Dalam beberapa hari ke depan bakal terjadi cuaca ekstrem. Ini harus diperhatikan masyarakat, terutama yang tinggal di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat mengingatkan warga setempat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem pada beberapa hari ke depan.
"Berdasarkan perkiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, Pontianak dua hari ke depan terjadi hujan sedang dan mengakibatkan banjir ringan di sejumlah daerah, termasuk Bengkayang," kata Kepala BPBD Kbabupaten Bengkayang, Dwi Berta saat dikonfirmasi di Bengkayang, Senin.
Dwi Berta menambahkan, perkiraan BMKG untuk suhu udara di wilayah Bengkayang berkisar antara 19 hingga 34 derajat Celsius, dengan kecepatan angin mencapai 15 kilometer per jam.
Untuk itu, dia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan perkembangan cuaca. Masyarakat disarankan untuk mengambil langkah-langkah antisipasi agar terhindar dari dampak buruk akibat cuaca ekstrem.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Masyarakat jangan lupa mengikuti informasi terkini dari BPBD dan tidak ragu untuk menghubungi pihak berwenang apabila memerlukan bantuan," ujarnya.
Dia mengingatkan semua warga agar tidak lengah dan tetap siaga terhadap potensi banjir, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan. Dengan adanya peringatan ini, diharapkan warga dapat lebih proaktif dalam menjaga keselamatan dan meminimalisir dampak yang mungkin terjadi akibat cuaca yang tidak menentu.
"Laporkan segera ke BPBD apabila mendapati kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana," ujarnya. Dia juga menyampaikan, sejauh ini wilayah Kabupaten Bengkayang masih tergolong aman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hanya pada hari Minggu kemarin terjadi banjir di Kecamatan Sungai Betung selama 2 jam. Ini karena aliran sungai yang memang sudah mengalami sedimentasi atau pendangkalan sehingga menyebabkan arus air tidak lancar dan meluap.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!