Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polri Akan Terapkan Satu Arah Nasional pada Puncak Arus Mudik dan Balik secara Non-setop

📅 Sabtu, 08 Mar 2025, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polri Akan Terapkan Satu Arah Nasional pada Puncak Arus Mudik dan Balik secara Non-setop Doc: Antara

Korlantas Polti akan menerapkan sistem satu arah nasional saat puncak arus mudik dan arus balik Lebaran non-setop serta tanpa jeda waktu.

JAKARTA - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menerapkan sistem satu arah nasional pada puncak arus mudik dan arus balik libur Lebaran 2025 untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.

Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan bahwa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Hari Raya Idul Fitri atau pada tanggal 28, 29, dan 30 Maret 2025.

1741364078_aeb6d8ffb1b88021c24a.jpg

“Pada H-3 Idul Fitri, kami akan terapkan one way nasional untuk mengurai kemacetan. Kami juga akan menerapkan one way saat arus balik, dengan pengumuman lebih lanjut mengenai jadwal penerapannya,” ucapnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (7/3).

Irjen Pol. Agus mengatakan bahwa sistem satu arah nasional ini akan diberlakukan secara non-setop dan tanpa jeda waktu.

Sistem ini, kata dia, diharapkan dapat menjaga kelancaran lalu lintas di jalan Tol Trans Jawa meskipun volume kendaraan meningkat signifikan sehingga arus lalu lintas tetap terjaga dan kemacetan dapat diminimalkan.

“Semua sudah kami rencanakan berdasarkan analisis dan evaluasi dari tahun lalu. Tujuannya agar arus kendaraan bisa tetap mengalir tanpa hambatan,” ujarnya.

Buka-Tutup

Lebih lanjut, Korlantas Polri akan menerapkan sistem buka-tutup rest area tol untuk mencegah kepadatan kendaraan, terutama menjelang waktu berbuka puasa. “Kami akan menutup rest area saat kondisi padat dan membukanya kembali ketika situasi lebih lengang,” kata Irjen Pol. Agus.

Dia mengatakan bahwa kemacetan di rest area sering terjadi, terutama ketika kendaraan mulai parkir di bahu jalan menjelang waktu berbuka puasa.“Bayangkan jika rest area di KM 102 sudah penuh dan kendaraan mulai parkir di bahu jalan. Kami tidak bisa membiarkan itu terjadi,” ujarnya.

Maka dari itu, skenario buka-tutup rest area ini akan diterapkan demi memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Diketahui, Korlantas Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat 2025 pada 24 Maret hingga 8 April 2025. Operasi ini akan berfokus pada rekayasa lalu lintas di jalur tol dan jalan raya, jalur wisata, hingga pelabuhan penyeberangan untuk mencegah terjadinya kepadatan kendaraan.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melakukan koordinasi terkait persiapan Angkutan Lebaran 2025 dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfhi sehingga dapat berjalan aman dan lancar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Di BNI WondrX 2026, BNI Sek...
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.