Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ibu Hamil yang Ingin Puasa, Ini Catatan dari Dokter Kandungan Agar Tak Salah Langkah

📅 Sabtu, 08 Mar 2025, 13:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ibu Hamil yang Ingin Puasa, Ini Catatan dari Dokter Kandungan Agar Tak Salah Langkah Doc: baby chick
Ket. Ada studi menunjukkan berpuasa di trimester pertama kecenderungan pertumbuhan bayi jadi kecil di kemudian hari.

JAKARTA - Dokter spesialis obstetri dan ginekologi menyarankan ibu-ibu yang sedang hamil agar berhati-hati bila ingin berpuasa pada masa trimester pertama usia kehamilan. 

"Buat ibu-ibu yang sekarang lagi berada di trimester satu, bila ingin berpuasa itu harus sangat berhati-hati," kata dr. Matthew Simangunsong, Sp.OG dari Rumah Sakit Umum Daerah Johar Baru di Jakarta Pusat.

"Ada studi yang menunjukkan bahwa kalau misalkan berpuasa di trimester satu itu kecenderungan bayinya pertumbuhannya jadi kecil di kemudian hari," katanya dalam webinar yang diikuti secara daring dari Jakarta pada Jumat.

Jika ingin berpuasa, ia menyampaikan, perempuan dalam masa trimester pertama usia kehamilan harus lebih dulu memastikan kondisinya baik.

"Trimester satu itu cenderung mual muntah. Kalau kita sudah mual muntah, kita paksakan puasa, itu udah pasti nanti konsumsi makanannya pasti kurang. Otomatis nanti pasti jadi jelek pertumbuhan janinnya," katanya.

"Jadi, kalaupun trimester satu mau berpuasa, itu harus dipastikan bahwa makan minumnya itu baik," ia menambahkan.

Perempuan dalam masa trimester pertama usia kehamilan, menurut dr. Matthew juga harus memastikan indeks masa tubuhnya normal bila hendak berpuasa.

"Kalau kita beratnya ini kurang, kecil, yang kurvanya masih di bawah normal, itu sebaiknya tidak berpuasa. Karena untuk ibunya saja energinya masih kurang, ditambah lagi dia harus berpuasa, nanti pertumbuhan janinnya juga terhambat," ia menjelaskan.

Menurut dia, puasa lebih aman dilakukan pada trimester kedua dan ketiga usia kehamilan, tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter.

"Kita harus pastikan dulu, kalau ada fasilitas USG di sekitar, di puskesmas, bidan, rumah sakit, coba USG dulu. Dipantau dulu apakah berat badan bayinya ini dalam kondisi baik, kalau berat badan kondisi baik, air ketubannya baik, itu boleh aja berpuasa," demikian dr. Matthew Simangunsong, Sp.OG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
  • Dorong Ketahanan Pangan, Kemenperin Perkuat Mutu Industri Pupuk Lewat Standardisasi & Sertifikasi
    Preview komentar:
    Membaca inisiatif Kemenperin terkait penguatan mutu pupuk melalui ...
Luar Negeri
Setara Rp133 Triliun, Kerug...
Daerah
Basarnas Berhasil Evakuasi ...
Aksi Demo Mahasiswa di Bundaran HI Ajukan 8 Tuntutan

Aksi Demo Mahasiswa di Bundaran HI Ajukan 8 Tuntutan

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.