Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badai Siklon Tropis Langka Menghantam Australia Timur

📅 Selasa, 04 Mar 2025, 10:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badai Siklon Tropis Langka Menghantam Australia Timur Doc: Guardian
Ket. Wilayah pesisir timur Australia yang berpenduduk padat pada hari Selasa (4/3), bersiap menghadapi siklon tropis pertama.

SYDNEY - Wilayah pesisir timur Australia yang berpenduduk padat pada hari Selasa (4/3), bersiap menghadapi siklon tropis pertama yang menghantam wilayah tersebut dalam 50 tahun.

Siklon Tropis Alfred berputar sekitar 550 kilometer (340 mil) di sebelah timur kota besar Brisbane, model menunjukkan badai tersebut berbelok ke arah daratan utama pada sore hari. 

Peramal Biro Meteorologi Dean Narramore mengatakan badai itu kemungkinan akan melintasi pantai pada Kamis malam atau Jumat dini hari, menghantam daratan antara wilayah metropolitan Brisbane dan tempat wisata Sunshine Coast. 

Badai itu akan menjadi siklon tropis pertama yang menerjang daratan di bagian Australia itu sejak 1974, kata Narramore kepada AFP.

"Ini bukan pemecahan rekor, tetapi jelas sedikit lebih tidak biasa," katanya.  

Sekitar tiga juta orang tinggal di sepanjang bentangan 100 kilometer (60 mil) yang menghubungkan Brisbane dan Sunshine Coast, wilayah yang terkenal dengan cuaca sejuk dan pantai keemasan. 

Meski siklon biasa terjadi di perairan tropis hangat yang melanda Australia, namun jarang terjadi di wilayah berpenduduk padat yang terletak lebih jauh ke selatan. 

Wilayah sungai utara New South Wales yang rawan banjir, yang terletak di sebelah selatan Brisbane, juga akan merasakan dampaknya, kata para pejabat. 

Perdana Menteri New South Wales Chris Minns mendesak kota-kota untuk "bersiap menghadapi yang terburuk". 

Peneliti iklim Tom Mortlock mengatakan suhu permukaan laut yang luar biasa hangat memicu badai tersebut. 

"Siklon Tropis Alfred adalah pengingat bahwa siklon tropis... masih dapat bergerak lebih jauh ke selatan," katanya.

Para peneliti telah berulang kali memperingatkan bahwa perubahan iklim memperkuat risiko bencana alam seperti kebakaran hutan, banjir, dan angin topan. 

Siklon Tropis Alfred, sistem kategori dua, akan menghantam pantai dengan kecepatan angin "yang merusak" 120 kilometer (75 mil) per jam, menurut prakiraan resmi. 

Ada pula risiko "banjir bandang yang berbahaya dan mengancam jiwa". 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
OIKN Perkuat Patroli Udara ...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.