Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG Deteksi Pergerakan Siklon Tropis Jangmi di Laut Filipina Utara Tingkatkan Potensi Hujan di Indonesia

📅 Sabtu, 30 Mei 2026, 07:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Deteksi Pergerakan Siklon Tropis Jangmi di Laut Filipina Utara Tingkatkan Potensi Hujan di Indonesia Doc: YouTube/Info BMKG
Ket. BMKG Prakiraan cuaca Sepekan ke Depan yang berlaku dari tanggal 29 Mei -4 Juni 2026

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi pergerakan Siklon Tropis Jangmi di Laut Filipina utara yang memicu pembentukan area konvergensi dan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.  

Prakirawan BMKG Henokvita dalam siaran cuaca yang diikuti dari Jakarta, Sabtu (30/5), mengatakan pusaran sistem cuaca ekstrem tersebut saat ini membawa kecepatan angin maksimum hingga 35 knot dengan tekanan udara minimum 998 hektopascal (HPa).    

"Diprediksi bergerak ke arah barat laut utara dan akan terus meningkat dalam 48 hingga 72 jam ke depan. Siklon ini menginduksi terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di Samudera Pasifik utara, Maluku Utara hingga utara Papua," kata dia.   

Henokvita menjelaskan, selain faktor Jangmi, pembentukan awan hujan nasional juga disumbang oleh kemunculan sirkulasi siklonik lain di Laut Cina Selatan yang daerah konvergensinya memanjang hingga ke Kepulauan Natuna.  

Anomali dinamika atmosfer tersebut merangsang pembentukan sabuk konvergensi sekunder yang membentang dari Papua hingga Teluk Cenderawasih, Sulawesi Tenggara, Kalimantan, hingga wilayah Jawa Tengah. 

Kombinasi fenomena ini berdampak langsung pada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di beberapa daerah, termasuk ancaman tiupan angin kencang yang berpotensi melanda sewaktu-waktu di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).  

Untuk prakiraan kota-kota besar di Indonesia bagian barat, cuaca ekstrem berupa hujan petir membayangi wilayah Jambi, Banjarmasin, dan Tanjung Selor, sementara Jakarta, Banda Aceh, Palembang, hingga Surabaya diprediksi berada dalam kondisi berawan tebal.

Sementara itu, wilayah Indonesia bagian timur didominasi oleh potensi hujan ringan di kota-kota seperti Palu, Kendari, Ternate, Ambon, hingga Merauke, dengan pengecualian untuk Gorontalo yang berpotensi dilanda hujan disertai petir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.