Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendiktisaintek Dorong Pembentukan Dewan Insinyur demi Optimalisasi Riset, Teknologi, dan Industri

📅 Selasa, 25 Feb 2025, 03:06 WIB | Oleh:
Mendiktisaintek Dorong Pembentukan Dewan Insinyur demi Optimalisasi Riset, Teknologi, dan Industri Doc: Antara

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, mendorong pembentukan Dewan Insinyur. Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

Dia menjelaskan, pihaknya akan membentuk tim kajian yang akan merumuskan tahapan-tahapan yang diperlukan untuk mengokohkan eksistensi PII. Adapun PII sendiri mengusulkan tentang ide pembentukan Dewan Insinyur.

1740411611_fedf95e9accd7dfc5674.jpg

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dan Ketua Komisi X DPR RI, sekaligus Ketua Dewan Pakar PII, Hetifah Sjaifudian, di Jakarta, Senin (24/2). (Foto istimewa)

“Saya harap tim kajiannya ini nanti melibatkan PII juga. Lalu hasil rumusannya akan kita bawa ke Pemerintah untuk bisa disetujui. Kita optimalkan potensi-potensi yang ada dan kita sinergikan. Output-nya mendukung gagasan Asta Cita Presiden Prabowo,” ujar Brian, usai audiensi, di Jakarta, Senin (24/2).

Mendiktisaintek mengharapkan PII ikut mendorong pairing antara dunia industri dengan dunia riset seperti perguruan tinggi yang memiliki hasil-hasil riset.

Dengan demikian, hasil-hasil riset dari perguruan tinggi dapat dimanfaatkan dunia industri guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Kita harus bergerak menciptakan future job by future skill, ­jenis-jenis pekerjaan yang muncul di masa depan sebagai konsekuensi dari perkembangan riset dan teknologi. Dengan demikian kita siapkan juga kompetensi yang relevan dengan pekerjaan di masa depan tadi,” jelasnya.

Ketua Dewan Penasihat PII Heru Dewanto berharap Menteri Brian Yuliarto berkenan mendorong pembentukan Dewan Insinyur yang sudah lama digagas. Selama ini, menurut Heru Dewanto, kinerja PII menjadi tidak legitimate karena belum terbentuknya Dewan Insinyur.

“PII bisa ikut berkontribusi dalam segmen industrialisasi dan hilirisasi. Kami berharap Pak Menteri berkenan mendorong pembentukan Dewan Insinyur supaya kerja kami ke depan punya landasan legalitas yang kuat,” tuturnya.

Ketua Komisi X DPR RI, sekaligus Ketua Dewan Pakar PII, Hetifah Sjaifudian, meyakini future job by future skill yang digagas Menteri Brian Yuliarto merupakan wujud konkret dari konektivitas antara dunia riset dengan dunia pendidikan tinggi.

Sebagai informasi, pertemuan Mendiktisaintek dan PII dalam rangla berdiskusi merumuskan langkah-langkah strategis memajukan pendidikan tinggi, sains dan teknologi di Indonesia.

Selain itu, kunjungan ini juga sekaligus perkenalan pengurus PII masa bakti 2024-2027, di antaranya Ketua Umum PII Ilham Akbar Habibie, Wakil Ketua Umum Agus Taufik Mulyono, Sekretaris Jenderal Teguh Haryanto, dan Bendahara Umum PII Hilmi Panigoro. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rupiah Sentuh Level Terendah terhadap Dolar AS

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Rupiah Sentuh Level Terenda...

Jakarta Fair Akan Berlangsung Lebih Lama

1 jam lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Fair Akan Berlangsu...
Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.