Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lagi, Migran Indonesia Tewas di Malaysia

📅 Kamis, 20 Feb 2025, 20:07 WIB | Oleh:
Lagi, Migran Indonesia Tewas di Malaysia Doc: ist
Ket. mayat

JAKARTA – Pekerja migrant Indonesia kembali tewas di Malaysia. Dia berasal dari Flores. Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nusa Tenggara Timur membantu proses pemulangan jenazahnya. Tidak disebutkan sebab meninggalnya.

BP3MI menyatakan, Kamis, jenazah PMI nonprosedural atas nama Andy Alias Andreas Kia Sanga berusia 56 tahun tersebut dipulangkan untuk disemayamkan di kampung halamannya di Desa Baobage, Kecamatan Witihama Flores Timur. “Jenazah disemayamkan di rumah keluarga,” tulis BP3MI NTT.

BP3MI NTT memfasilitasi pemulangan jenazah Andreas dengan prosesnya dari Malaysia menuju Bandara El Tari Kupang, NTT menggunakan pesawat Garuda Indonesia pada Rabu (19/2) pukul 11.10 WITA.

Selanjutnya jenazah tiba di Kupang dibawa menggunakan kapal feri pada Kamis pukul 02.00 WITA. “Dengan menggunakan kapal penyeberangan feri tujuan Larantuka,” ucap pernyataan tersebut.

Sebelumnya, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyebut pihaknya akan hadir membantu pemulangan para pekerja migran Indonesia yang sakit maupun meninggal dunia di luar negeri.

Dia pun mengingatkan agar para calon pekerja migran Indonesia (CPMI) untuk selalu mematuhi prosedur yang sudah ditentukan sebelum berangkat bekerja di luar negeri.

"Pesan ke publik bahwa jika mau bekerja ke luar negeri harus sesuai dengan prosedur, supaya pemerintah bisa melindungi dan hadir dalam konteks ini,” kata Menteri Karding di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (7/12/204).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.