Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Partai Bantah Yoon Mundur Sebelum Putusan Pemakzulan

📅 Selasa, 18 Feb 2025, 02:40 WIB | Oleh:
Partai Bantah Yoon Mundur Sebelum Putusan Pemakzulan Doc: AFP/JEON HEON-KYUN
Ket. Yoon Suk-yeol

SEOUL - Pemimpin sementara Partai Kekuatan Rakyat, Kwon Young-se, menolak spekulasi bahwa Presiden Korea Selatan (Korsel), Yoon Suk-yeol, akan mengundurkan diri secara sukarela sebelum adanya putusan sidang pemakzulan, dengan menyebut langkah tersebut tidak realistis dan tidak pantas.

Kwon menyampaikan pernyataan tersebut pada Senin dalam forum debat yang diselenggarakan oleh Kwanhun Club, sebuah asosiasi jurnalis senior.

Dia menyampaikan pernyataan tersebut ketika ditanya tentang kemungkinan Yoon mundur secara sukarela di tengah kekhawatiran bahwa putusan pemecatannya dapat memicu bentrokan antara faksi politik.

"Saya tidak berpikir pengunduran dirinya akan menyelesaikan semua masalah ini, terlepas dari apakah itu secara hukum dan konstitusional mungkin dilakukan," kata Kwon. "Itu tidak pantas,”imbuh dia.

Kwon pun menekankan bahwa keputusan Yoon untuk mengundurkan diri sepenuhnya adalah haknya sendiri dan bukan tim hukumnya, mengacu pada pernyataan baru-baru ini dari tim hukum yang menyebutkan bahwa mereka dapat mengambil keputusan besar.

"Pilihan seperti itu secara realistis tidak dipertimbangkan, dan bahkan jika itu dipertimbangkan, itu bukan tindakan yang tepat," ujar Kwon.

Mengenai deklarasi darurat militer Yoon pada 3 Desember, Kwon mengakui bahwa itu jelas merupakan kesalahan dan sebuah langkah yang berlebihan.

Mahkamah Konstitusi Korsel akan memutuskan apakah akan secara resmi secara resmi mencopot Yoon dari jabatannya atau mengembalikannya setelah parlemen yang dikuasai oposisi memberikan suara untuk memakzulkannya.

Spekulasi

Sebelumnya pada Minggu (16/2) muncul spekulasi bahwa presiden Korsel yang diskorsing, tentang kemungkinan bahwa Yoondapat secara sukarela mengundurkan diri dari posisinya sebelum putusan Mahkamah Konstitusi secara resmi menentukan apakah ia akan digulingkan.

Spekulasi semacam itu tidak mereda bahkan ketika pengacara Yoon mengesampingkan kemungkinan pengunduran dirinya dan hukum Korsel menunjukkan bahwa pengunduran diri bukanlah pilihan yang layak bagi presiden yang sedang menjabat yang dituduh memimpin kudeta maupun yang sedang menghadapi pengadilan pidana dan pemakzulan.

Anggota DPR Park Jie-won dari oposisi utama Partai Demokrat Korea mengatakan di akun Facebook miliknya pada Minggu bahwa Yoon tidak memenuhi syarat untuk mundur secara sukarela karena setiap pejabat publik yang menghadapi tuntutan pidana atau pemakzulan tidak dapat mengundurkan diri sampai pengadilan menyelesaikan keputusannya.

Menurut Cho Gap-je, seorang jurnalis yang condong ke kanan, sebelumnya mengklaim Yoon dapat segera mengumumkan pengunduran dirinya untuk mengganggu status quo menjelang pemilihan presiden sela yang akan mengikuti akhir mendadak untuk masa jabatan lima tahun Yoon yang dimulai pada Mei 2022.

"Penentuan Yoon untuk mengundurkan diri dapat memicu simpati publik, membangun opini publik yang menguntungkan partai konservatif dan siapa pun yang menentang pemimpin oposisi," kata Cho pada Kamis (13/2) dalam sebuah sesi wawancara dengan YTN. Yonhap/The Korea Herald/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.