Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Tangerang Gencarkan Pembuatan Biopori

📅 Selasa, 18 Feb 2025, 04:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Tangerang Gencarkan Pembuatan Biopori Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
Ket. Pj Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin saat meninjau banjir di wilayah beberapa waktu lalu.

TANGERANG – Warga Kota Tangerang diminta proaktif menggencarkan pembuatan biopori untuk wilayah yang sering terjadi genangan seperti di beberapa kecamatan. “Perbanyak kerja bakti untuk membuat lubang biopori guna menekan banjir dan genangan,” harap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Ubadillah Anshar di Tangerang, Senin (17/2).

“Kita aktifkan kerja bakti, memperbanyak biopori. Juga tidak membuang sampah sembarangan. Pastikan barang-barang berharga ditempatkan dengan aman,” tandas Ubadillah. Sementara itu, wilayah yang masuk dalam kategori rawan banjir antara lain Kecamatan Benda, Batuceper, dan Neglasari. Pada awal tahun, ketiga kecamatan tersebut dilanda banjir akibat tersumbatnya aliran air di drainase maupun embung-embung.

Ubadillah juga mengatakan, imbauan ini berlaku bagi wilayah lainnya. Sebab Pemkot Tangerang telah memperpanjang Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga tanggal 11 Maret. Iniinformasi BMKG yang memberi Peringatan Dini Cuaca dan Iklim Provinsi Banten.

Untuk periode Dasarian I Februari 2025, BMKG merekomendasikan kewaspadaan dan pertimbangan untuk langkah-langkah mitigasi.

“Februari-Maret menjadi puncak musim hujan Kota Tangerang. Bahkan, beberapa kecamatan berada dalam potensi banjir dalam kategori menengah,” tandas Ubadillah.

Sebagai informasi untuk layanan kegawatdaruratan masyarakat bisa mengakses call center 112 atau untuk BPBD Kota Tangerang. Atau bisa menghubungi nomor piket 021-5582-144 yang juga aktif selama 24 jam.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Mulyani, menambahkan Pemkot Tangerang telah menyiapkan bantuan logistik. Ini berupa makanan maupun kebutuhan lainnya untuk keperluan sehari-hari masyarakat apabila terjadi bencana.

Bantuan logistik untuk bencana telah disimpan di ruangan yang disiapkan secara khusus dengan pendingin untuk menjaga kualitas makanan, seperti mi instan, sarden, beras, serta makanan dan susu bayi. Selain itu, ada juga tenda, kasur, karpet, dan kebutuhan lansia. ? Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.