Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Jadi Tuan Rumah Pertama Harmony in Diversity Award 2026

2 Rabu, 15 Jul 2026, 02:55 WIB | Oleh:
Jakarta Jadi Tuan Rumah Pertama Harmony in Diversity Award 2026 Jakarta Jadi Tuan Rumah Pertama Harmony in Diversity Award 2026 Doc: ANTARA/HO-Dinas Kominfotik Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara "Welcoming Dinner" di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Selasa (14/7) malam.

JAKARTA - Jakarta menjadi kota pertama tuan rumah penyelenggaraan "Harmony in Diversity Award 2026", ajang anugerah keberagaman yang berlangsung pada 14 hingga 15 Juli 2026.

Ajang penghargaan bergengsi tingkat Asia Tenggara itu menjadi wadah untuk memperkuat komunitas regional yang berlandaskan solidaritas, kepercayaan, dan kepedulian antarsesama.

"Kami memandang acara ini sebagai komitmen kolektif untuk memperkuat perdamaian, persahabatan, serta persatuan warga di seluruh Asia Tenggara di tengah kondisi dunia yang semakin kompleks," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara "Welcoming Dinner" di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, dikutip dari siaran pers Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Selasa malam.

Gubernur Pramono menyatakan Jakarta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi sebagai cerminan status kota sebagai rumah bagi keberagaman.

Komitmen tersebut terlihat dari kebijakan pemerintah provinsi dalam memfasilitasi berbagai ruang perayaan bagi seluruh kelompok masyarakat.

"Mulai dari Christmas Carol Kolosal, perayaan Imlek, parade Ogoh-ogoh, Jakarta Bedug Kolosal, hingga Waisak, semuanya mendapat ruang di kota ini. Keberagaman adalah sumber kekuatan utama Jakarta," ujar Gubernur Pramono.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian penganugerahan penghargaan bagi insan inspiratif yang berjasa memperkuat persatuan warga dan membangun harmoni di tengah keberagaman budaya, agama, etnis, dan bahasa.

Pada tahun itu, penghargaan diberikan kepada Kardinal Orlando Beltran Quevedo atas perannya memediasi konflik di Mindanao, termasuk melalui "Bishops-Ulama Conference".

Kiprah Kardinal Quevedo menunjukkan bahwa dialog lintas agama dan komunitas mampu membuka jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan.

Acara jamuan makan malam tersebut juga mempertemukan para tokoh berpengaruh di Asia Tenggara.

Hadir dalam kesempatan tersebut mantan Presiden Singapura Halimah Yacob, Founder and Chair of 5P Global Movement Arsjad Rasjid, serta dua mantan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dan Marty Natalegawa.

Seluruh rangkaian kegiatan itu diinisiasi oleh Temasek Foundation (Singapura) bersama 5P Global Movement (Indonesia) dan diluncurkan pada 1 Agustus 2025 di Singapura.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Tips Menjadi Content Creator

45 menit yang lalu | Opik

Rona
Tips Menjadi Content Creator
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.