Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dubai Bangun Pelabuhan Baru demi Hindari Rute Selat Hormuz

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 02:22 WIB | Oleh:
Dubai Bangun Pelabuhan Baru demi Hindari Rute Selat Hormuz Doc: AFP

MOSKOW - Perusahaan logistik multinasional berbasis di Dubai, Dubai Port World, akan membangun pelabuhan dan terminal kontainer baru di pesisir timur Uni Emirat Arab (UEA) untuk menghindari Selat Hormuz di tengah konflik yang semakin memanas di Timur Tengah.

Seperti dilaporkan Financial Times, Selasa (14/7), sebuah pelabuhan serbaguna sedang dalam tahap pembahasan untuk dibangun di kawasan pesisir Fujairah.

Rencana pembangunan pelabuhan baru itu dilakukan setelah kegiatan di Jebel Ali, pelabuhan kontainer terbesar di kawasan itu, menurun hingga 90-95 persen di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah. Sehingga, kondisi itu mendorong perusahaan untuk mencari rute transit alternatif.

DP World saat ini sedang membahas ketentuan awal dengan pejabat pemerintah setempat, meskipun struktur dan pembiayaan proyek baru itu belum disepakati.

"Kami memang memiliki rencana sendiri dan kami telah sangat aktif dalam mengkaji wilayah pantai timur terkait DP World. Ini merupakan langkah antisipatif jika terjadi masalah," kata seorang pejabat senior kepada surat kabar itu dan dikutip Sputnik.

DP World menolak mengonfirmasi rincian proyek apa pun di pantai timur, tetapi menyatakan bahwa rencana sedang disusun untuk mendiversifikasi operasi guna mengatasi gangguan-gangguan tersebut.

Sebelumnya, Senin (13/7), Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan AS akan menjadi "penjaga" Selat Hormuz dan akan menerima penggantian biaya sebesar 20 persen dari nilai kargo yang melewati jalur air tersebut.

Trump juga mengatakan pihaknya akan memberlakukan kembali blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sementara itu, DP World merupakan perusahaan yang bergerak di bidang operasi pelabuhan. Kantor pusat DP World berada di Dubai, UEA. Perusahaan tersebut telah mempekerjakan lebih dari 126.000 orang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.