Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dekranasda Banda Aceh Gelar Pelatihan Bordir untuk Tembus Pasar Internasional

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 02:05 WIB | Oleh:
Dekranasda Banda Aceh Gelar Pelatihan Bordir untuk Tembus Pasar Internasional Doc: ANTARA/Irwansyah Putra
Ket. Perajin mengikuti pelatihan bordir kreatif berbasis wastra di Banda Aceh, Aceh, Selasa (14/7).

BANDA ACEH - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banda Aceh menggelar pelatihan bordir kreatif berbasis wastra guna mendorong perajin lokal menembus pasar nasional hingga internasional, Selasa (14/7).

"Kita berharap pengrajin mampu bersaing, tidak hanya di pasar Aceh, tetapi juga di tingkat nasional hingga internasional," kata Wali Kota sekaligus Ketua Dekranasda Banda Aceh IIliza Sa'aduddin Djamal di Banda Aceh, Selasa.

Karena itu, dalam rangka meningkatkan kemampuan mereka, Dekranasda bekerjasama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh menghadirkan pelatihan bordir kreatif berbasis wastra guna meningkatkan keterampilan dan daya saing perajin bordir Banda Aceh.

Pelatihan ini diikuti 20 peserta dan menjadi angkatan kelima. Mereka dilatih untuk meningkatkan kemampuan agar bordir Banda Aceh memiliki daya saing.

Pelatihan yang berlangsung pada 14–18 Juli 2026 itu, menurut dia, mengajarkan tentang pengembangan desain wastra Aceh, pembuatan pola dan motif, teknik bordir, penyelesaian produk, pengendalian mutu, pengemasan, hingga strategi pengembangan usaha.

Illiza mengatakan pelatihan tersebut tidak mengajarkan peserta dari nol, melainkan khusus peningkatan kemampuan para perajin yang selama ini telah memiliki keterampilan membordir.

"Yang ditingkatkan adalah kemampuan menggambar, membuat pola, teknik membordir yang lebih halus, sampai pemilihan warna agar produk yang dihasilkan akan jauh lebih bagus,” ujar dia.

Ia mengatakan berharap, pelatihan tersebut dapat menghasilkan produk bordir yang mampu bersaing tidak hanya di hingga internasional, serta berdampak terhadap meningkatnya pendapatan para perajin.

"Pelatihan juga menjadi wadah untuk memperkuat kerjasama antar pengrajin, sehingga mereka dapat berkolaborasi saat menerima pesanan dalam jumlah besar," kata IIliza Sa'aduddin Djamal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.