Di Tengah Krisis Ekonomi, Presiden Iran Turun ke Jalan dan Janjikan Stabilitas Harga
📅 Selasa, 13 Jan 2026, 14:45 WIB | Oleh: Muhammad Daniel Ramadhan
Doc: ABC News
JAKARTA - Presiden Iran Masoud Pezeshkian turun langsung ke jalanan Teheran untuk bergabung dengan massa aksi pro-pemerintah pada Senin (12/1) waktu setempat. Kehadiran kepala negara itu terjadi di tengah tekanan ekonomi berat yang memicu gelombang protes di berbagai wilayah Iran.
Langkah Pezeshkian dinilai sebagai sinyal bahwa pemerintah mulai merespons keresahan publik terkait kondisi ekonomi yang semakin memburuk. Di hadapan para peserta aksi, ia menyampaikan komitmen untuk segera mengambil langkah konkret guna memperbaiki situasi perekonomian nasional.
Iran saat ini menghadapi krisis ekonomi serius yang ditandai dengan anjloknya nilai mata uang nasional. Nilai tukar Rial tercatat merosot tajam terhadap dolar Amerika Serikat, dengan depresiasi mencapai lebih dari 2.280 persen. Saat ini, satu dolar AS setara dengan sekitar 1.000.010 Rial Iran, jauh melemah dibandingkan Oktober tahun lalu yang masih berada di kisaran 42.000 Rial per dolar.
Pelemahan mata uang tersebut berdampak luas pada kehidupan masyarakat. Harga barang impor melonjak tajam dan inflasi terus menekan daya beli warga. Sejak Oktober 2024, tingkat inflasi Iran dilaporkan telah menyentuh angka 52,6 persen, memperburuk beban ekonomi rumah tangga.
Dalam pernyataannya, Pezeshkian mengakui bahwa situasi ini telah menyulitkan rakyat. Ia berjanji akan bekerja sama dengan jajaran menteri dan lembaga terkait untuk menstabilkan nilai tukar mata uang serta menekan laju inflasi. Presiden juga menegaskan bahwa pengendalian ekonomi menjadi prioritas utama pemerintahannya dalam waktu dekat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kehadiran Pezeshkian di tengah massa dipandang sebagai upaya meredakan ketegangan sekaligus memperlihatkan empati pemerintah terhadap kondisi masyarakat. Meski demikian, publik kini menantikan langkah nyata pemerintah Iran untuk mengatasi krisis yang telah mengguncang perekonomian nasional tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!