Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov NTT Rampungkan Pembangunan 32 Ruas Jalan Strategis

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 02:25 WIB | Oleh:
Pemprov NTT Rampungkan Pembangunan 32 Ruas Jalan Strategis Doc: ANTARA/Kornelis Kaha
Ket. Arsip. Gubernur NTT Melki Laka Lena.

KUPANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) melansir penyelesaian proyek pembangunan dan peningkatan 32 ruas jalan strategis yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota sepanjang tahun 2025, Selasa (14/7).

Gubernur NTT Melki Laka Lena di Kupang, Selasa, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kemantapan jalan provinsi sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah guna mendukung pemerataan pembangunan.

"Pembangunan 32 ruas jalan strategis ini bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan NTT,” katanya.

Menurut Melki, jalan yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat, menekan biaya distribusi, meningkatkan daya saing daerah, sekaligus membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat di berbagai wilayah.
.
Menurut dia, pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting untuk mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan. Karena itu, pemerintah provinsi terus mempercepat pembangunan jalan agar manfaatnya dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.

Sebanyak 32 ruas jalan yang telah ditangani tersebar di Pulau Timor, Flores, Sumba, Alor, Lembata, Rote Ndao, Sabu Raijua hingga Kota Kupang.

Beberapa di antaranya yakni ruas Bondokodi-Waitabula, Keliting-Wini-Sakato, Betun-Motamasin, Waepare-Bola, Poma-Baiawa, Wologai-Detukeli, Simpang Patung Sonbai-Bello serta Yos Sudarso, Watutuku-Mataraben.

Kemudian juga Kalabahi-Kokar, Panite-Kolbano, Simpang Niki-Niki-Oenlasi, Watowiti-Waiklibang, Balauring-Wairiang, Aeramo-Kaburea, serta sejumlah ruas jalan di Kota Kupang.

Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT Benyamin Nahak mengatakan seluruh paket pekerjaan dilaksanakan sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis untuk menghasilkan infrastruktur yang berkualitas.

"Pelaksanaan ini sesuai arahan Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, yakni memastikan setiap pembangunan infrastruktur memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar dia.

Karena itu, ia mengatakan memastikan mengawal seluruh proses pekerjaan agar memenuhi standar teknis sehingga kehadiran 32 ruas jalan strategis tersebut benar-benar memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan pelayanan publik, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah Provinsi NTT berharap penyelesaian pembangunan 32 ruas jalan tersebut dapat memperlancar arus barang dan jasa, menekan biaya logistik, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta membuka peluang investasi dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.