Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Arsenal Didenda Rp1,3 Miliar, Buntut Protes Pemain ke Wasit

📅 Selasa, 18 Feb 2025, 14:32 WIB | Oleh:
Arsenal Didenda Rp1,3 Miliar, Buntut Protes Pemain ke Wasit  Doc: Irish Independent
Ket. Para pemain Arsenal melakukan protes keras ke wasit Michael Oliver.

JAKARTA - Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menjatuhkan denda sebesar £65.000 (Rp1,33 miliar) kepada Arsenal setelah para pemainnya melakukan protes keras terhadap wasit Michael Oliver dalam kemenangan 1-0 atas Wolves bulan lalu. 

Insiden ini terjadi setelah Myles Lewis-Skelly menerima kartu merah kontroversial atas tekelnya terhadap Matt Doherty, yang membuat para pemain Arsenal mengepung Oliver di lapangan.

Keputusan wasit awalnya dikonfirmasi oleh VAR (Video Assistant Referee), tetapi kemudian dibatalkan setelah Arsenal mengajukan banding. Meski begitu, FA tetap menghukum Arsenal atas perilaku para pemainnya.

"Sebuah komisi regulasi independen telah mengenakan denda sebesar £65.000 kepada Arsenal terkait pertandingan Liga Primer melawan Wolverhampton Wanderers pada 25 Januari," demikian pernyataan resmi FA.

FA menegaskan bahwa Arsenal telah gagal memastikan pemainnya berperilaku dengan pantas pada menit ke-43 pertandingan. Dalam analisis mereka, FA menyatakan saat kartu merah diberikan, hanya dua pemain Arsenal yang berada di dekat wasit, tetapi beberapa pemain lainnya berlari dari kejauhan untuk mengepung Michael Oliver. Bahkan, pada satu momen, sembilan pemain Arsenal tampak berada dalam jarak sangat dekat dengan wasit.

FA juga menyoroti bahwa peringatan dari wasit tidak menghentikan protes dan insiden ini berlangsung cukup lama. Panel regulasi mencatat bahwa beberapa faktor, seperti lamanya durasi protes, banyaknya pemain yang terlibat, serta kegagalan mereka untuk membubarkan diri setelah diinstruksikan oleh wasit, memperburuk situasi dan menjadi alasan pemberatan dalam keputusan denda tersebut.

Di sisi lain, Arsenal mendapatkan pengurangan hukuman karena telah mengakui kesalahan dan tidak berusaha menyangkal tuduhan dari FA. Namun, panel FA menegaskan bahwa meskipun kartu merah Lewis-Skelly akhirnya dibatalkan, hal itu tidak membenarkan reaksi berlebihan para pemain Arsenal terhadap wasit.

Keputusan ini memicu perdebatan di kalangan pakar dan pelatih, termasuk Mikel Arteta, yang sangat marah dengan insiden ini. Banyak pihak mempertanyakan apakah hukuman yang dijatuhkan kepada Arsenal terlalu berat atau memang diperlukan sebagai bagian dari usaha FA untuk menegakkan disiplin di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.