Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amerika Serikat Akan Jual F-35 ke India, Tiongkok Sebut Asia- Pasifik Bukan Arena Permainan

📅 Senin, 17 Feb 2025, 01:30 WIB | Oleh:
Amerika Serikat Akan Jual F-35 ke India, Tiongkok Sebut Asia- Pasifik Bukan Arena Permainan Doc: AFP/ JACK GUEZ
Ket. Pesawat F-35 Israel ikut serta dalam latihan pertahanan udara multinasional di pangkalan angkatan udara Ovda, Kota Eilat, Israel, beberapa waktu lalu.

Beijing - Pemerintah Tiongkok menanggapi kesepakatan penjualan jet tempur F-35 ke India oleh Amerika Serikat dengan mengatakan bahwa kawasan Asia Pasifik bukan arena permainan geopolitik.

 Dalam konferensi pers di Beijing pada akhir pekan lalu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun menegaskan bahwa negaranya bukan “masalah” dalam hubungan antarnegara, atau berusaha memicu politik blok dan konfrontasi.

 “Asia-Pasifik adalah contoh cemerlang perdamaian dan pembangunan, bukan arena permainan geopolitik,” kata Guo Jiakun. Usai bertemu Perdana Menteri India, Narendra Modi, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan bahwa pemerintahnya akan meningkatkan penjualan perangkat militer ke India mulai 2025, termasuk jet tempur F-35.

 Penjualan jet tempur seperti F-35 buatan Lockheed Martin termasuk transaksi antarpemerintah di mana Pentagon (Departemen Pertahanan Amerika Serikat) bertindak sebagai perantara antara kontraktor pertahanan Amerika Serikat dan negara lain.

“Bersatu untuk membentuk kelompok eksklusif dan terlibat dalam politik blok dan konfrontasi tidak akan menciptakan keamanan, dan sama sekali tidak akan memelihara perdamaian dan stabilitas Asia-Pasifik dan seluruh dunia,” kata Guo.

Sejak 2008, India disebut telah setuju untuk membeli produk pertahanan Amerika Serikat senilai lebih dari 20 miliar dollar AS (sekitar Rp324 triliun). Tahun lalu, India setuju untuk membeli 31 pesawat nirawak MQ-9B Sea- Guardian dan SkyGuardian. Selama beberapa dekade, Rusia diketahui telah menjadi pemasok senjata utama bagi India dan jet tempur Russia menjadi bagian dari armada militer India.

Alihkan Pembelian

Namun, kemampuan Russia mengekspor senjata dalam beberapa tahun terakhir terhambat oleh perang di Ukraina sehingga India mengalihkan pembelian ke negara lain. Kesepakatan penjualan itu mencerminkan hubungan pertahanan India yang kian erat dengan Amerika Serikat dan menggarisbawahi peran Dialog Keamanan Quadrilateral (Quad), sebuah aliansi di Indo-Pasifik yang terdiri dari Amerika Serikat, India, Australia, dan Jepang.

Trump mengatakan India setuju untuk mengimpor lebih banyak minyak dan gas dari Amerika Serikat agar defisit perdagangan kedua negara berkurang. Dia juga mengatakan bahwa kedua negara bekerja sama untuk menghadapi “ancaman terorisme Islam radikal.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.