Gedung Putih: Guru AS yang Ditahan di Russia Dibebaskan
📅 Kamis, 13 Feb 2025, 02:25 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: AFP/Allison Robbert
WASHINGTON DC - Pemerintahan Presiden Donald Trump mengatakan bahwa seorang warga negara Amerika Serikat (AS) yang ditahan di Russia telah dibebaskan dalam kesepakatan pertukaran.
“Marc Fogel telah dibebaskan dan sedang dalam perjalanan pulang,” ucap Penasihat Keamanan Nasional AS, Mike Waltz, dalam sebuah pernyataan pada Selasa (11/2).
Media AS melaporkan bahwa Fogel mengajar di sebuah sekolah untuk siswa berbahasa Inggris di Moskwa. Media itu melaporkan guru tersebut ditahan pada 2021 karena kepemilikan mariyuana medis. Ia dijatuhi hukuman 14 tahun penjara.
Waltz mengatakan bahwa Trump, Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, dan para penasihat presiden telah merundingkan pertukaran tersebut. Ia menggambarkan perkembangan ini sebagai sebuah bukti iktikad baik dari Russia dan sebuah tanda bahwa pihaknya bergerak ke arah yang benar untuk mengakhiri perang yang brutal dan mengerikan di Ukraina.
Pemerintah AS belum mengungkapkan imbalan yang diserahkan AS sebagai pembebasan Fogel.
Sebaiknya Anda baca juga:
The New York Times melaporkan bahwa Witkoff terbang ke Moskwa dengan jet pribadinya. Disebutkan bahwa itu adalah perjalanan pertama yang diketahui ke Moskwa oleh seorang pejabat senior AS sejak William Burns, yang saat itu menjabat sebagai direktur CIA. terbang ke ibu kota Russia pada 2021. NHK/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!