Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cap Go Meh representasi nilai kebudayaan yang beragam di Bengkayang

📅 Rabu, 12 Feb 2025, 16:51 WIB | Oleh:
Cap Go Meh representasi nilai kebudayaan yang beragam  di Bengkayang Doc: ANTARA/Narwati
Ket. Pawai peserta Tatung dalam puncak Cap Go Meh di Bengkayang

Bengkayang, Kalbar, 12/2 - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bengkayang Yustianus menyatakan perayaan Cap Go Meh representasi dari nilai kebudayaan yang beragam di Bengkayang, Kalimantan Barat.

"Mari kita jadikan momentum ini sebagai upaya menumbuhkan kecintaan kita terhadap seni dan tradisi yang diwariskan oleh nenek moyang sejak zaman awal peradaban. Cap Go Meh secara tradisi adalah simbol ucapan syukur kepada Tuhan yang dilakukan oleh masyarakat Tionghoa sejak dahulu," ucapnya di Bengkayang, Rabu.

Dia juga menyatakan banyak sekali event kebudayaan sepanjang tahun ini yang sudah terdaftar dalam kalender kebudayaan Dispendikbud Kabupaten Bengkayang, semuanya merupakan kegiatan dari tradisi setiap berbagai suku dan sub-suku.

"Mari jadikan seluruh rangkaian event budaya sebagai momentum mengangkat kearifan lokal serta memperkuat kebersamaan kita yang multi etnis ini serta menjadikan Bengkayang maju, unggul dan berdaya saing," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bengkayang, AKBP Teguh Nugroho menyatakan personel yang dilibatkan dalam pengamanan proses jalannya Cap Go Meh sebanyak 138 orang, 15 personel TNI, 20 anggota Satpol PP, dan 15 petugas Dishub dikerahkan untuk mengamankan jalannya pawai.

Kapolres menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya dan toleransi antarumat beragama.

"Kehadiran kita di sini merupakan cerminan bahwa kita rindu adanya kebersamaan dalam memelihara nilai-nilai luhur yang direpresentasikan melalui beragam kegiatan yang ada. Saya mengajak semua untuk senantiasa menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan terhadap budaya leluhur yang telah diwariskan,” ujarnya.

Dia mengajak semua pihak untuk selalu menjaga kondusifitas serta menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antarsuku dan umat beragama.

Dalam pawai Cap Go Meh di Bengkayang ada 11 grup peserta, 58 tatung, dan 32 tatung tandu turut serta dalam pawai yang dihadiri sekitar 2.000 masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.