Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investor Waspada! Sentimen Perang Dagang AS-Tiongkok & Kebijakan Trump Seret IHSG ke Zona Merah

📅 Selasa, 11 Feb 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investor Waspada! Sentimen Perang Dagang AS-Tiongkok & Kebijakan Trump Seret IHSG ke Zona Merah Doc: antara
Ket. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia sepanjang tahun ini terdampak oleh berbagai sentimen dari tingkat global. Sentimen tersebut meliputi konflik dagang antara dua kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

"Berbagai sentimen yang menyebabkan IHSG BEI terkoreksi, di antaranya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok," kata Chief Economist and Head of Research Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, Senin (10/2).

Kemudian, lanjutnya, kebijakan Presiden AS Donald Trump yang kemungkinan akan menyebabkan inflasi AS meningkat, sehingga menyebabkan The Fed akan sulit menurunkan Fed Funds Rate (FFR). "Sentimen perang dagang, kebijakan Trump yang kemungkinan menyebabkan inflasi AS naik dan FFR sulit turun," ujar Rully.

Dia melanjutkan IHSG juga terdampak sentimen adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi global terutama Tiongkok, ditambah mata uang dollar AS yang tetap bertahan kuat dibandingkan mata uang negara lain. "Slowing global growth, terutama Tiongkok, dollar AS yang tetap bertahan tinggi," ujar Rully.

Sementara itu, dari dalam negeri, Ia mengatakan sulit untuk mencari faktor positif yang dapat menopang IHSG, yang mana pemberitaan yang berkembang lebih banyak isu negatif. "Dari dalam negeri juga sulit mencari faktor positif, berita yang berkembang lebih banyak isu negatif," ujar Rully.

Minim Dukungan

Dia menekankan hampir tidak ada sentimen positif, baik dari luar negeri maupun dalam negeri yang bisa menopang penguatan IHSG saat ini. "Tekanan terhadap IHSG terus berlanjut, karena hampir tidak ada sentimen positif, baik dari dalam maupun luar negeri yang bisa menopang indeks," ujar Rully.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif menyeluruh sebesar 25 persen untuk semua impor baja dan aluminium yang berlaku mulai hari ini, Senin (10/2).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.