Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Elon Musk Menegaskan Tidak Tertarik untuk Membeli TikTok

29 Senin, 10 Feb 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Elon Musk Menegaskan Tidak Tertarik untuk Membeli TikTok Elon Musk Menegaskan Tidak Tertarik untuk Membeli TikTok Doc: AFP/ANGELA WEISSI
Ket. CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk saat di Capital One Arena, di Washington, DC, beberapa waktu lalu.

Jakarta - CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik untuk membeli TikTok. Hal ini disampaikannya melalui akun media sosialnya di tengah spekulasi yang berkembang mengenai kemungkinan akuisisi platform video pendek populer tersebut.

Pernyataan ini disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda penerapan undang-undang yang mewajibkan perusahaan induk TikTok yakni ByteDance untuk menjual platform media sosial tersebut dengan ancaman pemblokiran di AS.

Dilansir dari Tech Crunch pada Minggu (9/2), pemerintah Tiongkok dilaporkan terbuka untuk menjual TikTok kepada Elon Musk, yang merupakan salah satu sekutu terpenting Trump.

Trump menyebutkan bahwa dirinya berharap Elon atau chairman Oracle Larry Ellison untuk mengakuisisi TikTok. Dia juga menandatangani perintah eksekutif untuk membentuk sebuah badan pendanaan untuk membeli saham dari aplikasi itu.

Namun, Elon mengklaim bahwa dirinya tidak tertarik dan dengan tegas menyatakan dia belum mengajukan tawaran untuk membeli TikTok.

"Saya tidak punya rencana apa yang akan saya lakukan jika saya memiliki TikTok. Saya kira saya akan melihat algoritma dan mencoba memutuskan: Seberapa membantu atau berguna algoritma ini? Apa yang dapat kita lakukan untuk membuat algoritma ini menjadi lebih produktif dan pada akhirnya bermanfaat bagi umat manusia?" kata Elon.

Dia menambahkan bahwa dia tidak menggunakan TikTok secara pribadi dan "tidak begitu akrab dengannya". Dia bahkan menyebutkan akuisisi Twitter (sekarang X) sebagai anomali dalam karirnya.

"Saya biasanya membangun perusahaan dari awal," ujarnya.

Meskipun Musk telah menepis kemungkinan akuisisi TikTok, perdebatan mengenai masa depan aplikasi tersebut di AS masih terus berlanjut. Sejumlah anggota parlemen AS mendesak agar ByteDance melepaskan kepemilikannya atas TikTok demi alasan keamanan nasional.

Musk pada tahun 2022 membeli raksasa media sosial Twitter, yang namanya diubah menjadi X, seharga $44 miliar, dengan alasan bahwa ia melakukannya untuk melindungi "kebebasan berbicara."

Perintah Eksekutif

Saat ini, TikTok tetap menjadi salah satu platform media sosial paling populer di dunia, dengan lebih dari satu miliar pengguna aktif bulanan. Belum jelas siapa yang mungkin tertarik untuk membeli TikTok jika ByteDance benar-benar dipaksa untuk menjualnya.

Sebelumnya, Trump telah menandatangani perintah eksekutif pada Senin (3/2) untuk membuat dana kekayaan negara AS yang baru dan menyarankan agar dana tersebut dapat digunakan untuk membeli TikTok.

Dana tersebut diharapkan akan dibuat dalam 12 bulan ke depan oleh Departemen Keuangan dan Perdagangan AS, meskipun belum jelas bagaimana caranya.

Langkah ini menjadi langkah kelanjutan dari keputusan pemerintah AS yang pada pertengahan Januari 2025 sempat memutus akses aplikasi TikTok.

Namun setelah Pemerintahan resmi dipimpin oleh Donald Trump, dengan segera Presiden AS itu menandatangani perintah eksekutif untuk menunda batas waktu larangan TikTok selama 75 hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...

Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Kawasan Malioboro

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pengamanan Aksi Unjuk Rasa ...

Kantor Bea Cukai Kudus Digeledah KPK

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kantor Bea Cukai Kudus Dige...
Advertisement
Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

Balsa Borong Dua Gol untuk Kemenangan Persib Bandung 2-0 Atas Melbourne Victory

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.