Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Edukasi Dini Penyakit Kanker Harus jadi Agenda Prioritas

📅 Minggu, 09 Feb 2025, 13:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Edukasi Dini Penyakit Kanker Harus jadi Agenda Prioritas Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Penjabat (Pj) Gubernur Teguh Setyabudi mengikuti kegiatan Run For Hope 2025 di Jakarta Pusat, Minggu (9/2/2025). 

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa edukasi dini tentang kanker dan peningkatan kualitas hidup pasien kanker menjadi agenda prioritas yang harus diperjuangkan bersama.

Hal ini, Penjabat (Pj) Gubernur Teguh Setyabudi karena kanker masih menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan sehingga edukasi mengenai pengenalan kanker sejak dini menjadi penting.

"Jadi, melalui pemahaman tentang kanker yang lebih baik, diharapkan dapat mempercepat pencegahan dan pengobatan yang lebih efektif," ujar dia saat menghadiri kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day) di Jakarta, Minggu (9/2).

Dia pun mengajak masyarakat Jakarta untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat, melakukan pemeriksaan rutin untuk deteksi dini serta mendukung inovasi medis demi penanganan kanker yang lebih baik.

Tak hanya tentang edukasi dini, Teguh juga menyampaikan terkait pentingnya memberikan semangat pada pasien kanker. Dukungan dari komunitas juga sangat berarti dalam memberikan semangat dan kekuatan bagi para pejuang kanker.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengapresiasi sinergi berbagai pihak dalam menghadirkan kegiatan dengan semangat merayakan semangat para pejuang kanker. Salah satunya dalam bentuk perlombaan lari.

"Atas nama Pemprov DKI Jakarta, saya mengapresiasi kolaborasi dalam menghadirkan program edukasi dan kampanye kesehatan secara berkelanjutan setiap tahunnya," kata dia.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan jumlah kasus kanker di Indonesia terus meningkat dan diprediksi melonjak hingga lebih dari 70 persen pada 2050 jika langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat.

Saat ini, sekitar 400 ribu kasus baru kanker terdeteksi setiap tahunnya, dengan angka kematian mencapai 240 ribu kasus.

Kemenkes mengakui di Indonesia, deteksi dini kanker masih menjadi tantangan. Banyak pasien datang dalam kondisi stadium lanjut sehingga tingkat keberhasilan pengobatan menurun dan biaya perawatan meningkat.

Padahal, hingga 50 persen kasus kanker bisa dicegah dengan pola hidup sehat seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, tidak merokok, menghindari alkohol serta menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Sebagai bagian dari strategi nasional, Kementerian Kesehatan telah meluncurkan Rencana Aksi Nasional Kanker 2024-2034 untuk memperkuat skrining dan deteksi dini.

Khusus untuk kanker serviks, upaya deteksi dini semakin diperluas yakni dengan skrining menggunakan metode HPV DNA yang lebih sensitif dibandingkan metode konvensional.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan Kemenkes mengadakan skrining kanker serviks gratis selama bulan Februari di seluruh Puskesmas bagi perempuan yang sudah menikah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

India Jadi Korban Pesta Gol Brasil, Tim Samba Menang 4-0

20 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Olahraga
India Jadi Korban Pesta Gol...
Olahraga
Inggris Mengamuk, Kroasia D...
Olahraga
Ada 44 Cabor! Porprov Kalta...
Olahraga
Bantai Persikad Depok 4-0, ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.