Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Optimalkan Potensi Besar Ekonomi Kreatif Nasional

📅 Sabtu, 08 Feb 2025, 00:00 WIB | Oleh:

Bagaimana dengan tren ekonomi kreatif di Tahun ini?

Kami memproyeksikan setidaknya terdapat tiga tren ekonomi kreatif pada 2025 yang mencerminkan dinamika inovasi dengan menggabungkan nilai-nilai budaya lokal dan perkembangan teknologi modern untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri. Pertama yaitu Local is the New Luxury, dimana ini akan menonjolkan kebanggaan terhadap produk dan budaya nusantara dengan standar kualitas dunia. Kedua, Experiential Experience Kuliner yang menawarkan sensasi baru dalam menjelajahi cita rasa kuliner khas nusantara. Kemudian yang ketiga yaitu Revolusi Mode yang menekankan pada keberlanjutan dan visi masa depan industri yang ramah lingkungan. Salah satunya dengan memanfaatkan bahan-bahan dari serat alami.

Apakah tren ini akan berkontribusi PDB Ekraf?

Iya kami beharap tren tersebut diharapkan dapat memenuhi target-target yang akan dicapai Kemenekraf. PDB Ekraf pada 2029 sebesar 8,37 persen sesuai yang tertuang dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional). Dengan indikator pertumbuhan ekspor ekraf sebesar 5,96 persen, penyerapan tenaga kerja ekraf sebanyak 27.66 juta orang, dan pertumbuhan investasi ekraf sebesar 8,08 persen.

Terkait para pelaku Ekraf, sejauh mana perhatian Pemerintah?

Sebagai kementerian baru, kami ingin mendengarkan aspirasi, sehingga bisa mendapat masukan untuk program tahun 2025 yang sedang kami susun. Kami juga mengajak para pelaku ekraf untuk saling berkolaborasi untuk naik kelas karena pertumbuhan satu subsektor ekraf saja sudah bisa bisa membawa perkembangan ke subsektor lainnya karena saling mendukung.

Siapa såja yang berperan mendukung kemajuan pelaku Ekraf?

Sepertinya pemerintah daerah harus terus memberikan treatment pelaku ekraf sebagai mesin pertumbuhan baru. Saat industri ekraf naik kelas, akan mendorong subsektor lainnya untuk berkembang. Selain itu dalam mengembangkan ekraf, pemerintah pusat tidak bisa sendiri. Karena itu, saya mengajak para stakeholder unsur hexahelix yang hadir di sini, mulai dari pemerintah, media, akademisi, asosiasi, bisnis, dan lembaga keuangan untuk berkolaborasi mendukung sektor ekonomi kreatif dan mengembangkan ekosistemnya,

Sudah sejauh mana Kemenkraf/Bekraf menggandeng pemerintah daerah?

Seperti di Jakarta, kami bersama Badan Perencana Pembangunan Daerah Khusus Jakarta (Bappeda DKJ) serta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Daerah Khusus Jakarta (Disparekraf DKJ) untuk berkolaborasi menyusun strategi akselerasi Jakarta ke kancah global. Dengan kondisi Provinsi Daerah Khusus Jakarta sebagai daerah prioritas utama pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, maka kolaborasi bisa terjalin tak hanya sebatas pengembangan infrastruktur dan revitalisasi ruang publik saja. Pengembangan event dan festival tahunan juga harus rutin digelar untuk menampilkan karya kreatif lokal asli Jakarta.

Terkait fesyen lokal, bagaimana perkembangannya?

Kami mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth. Peningkatan kualitas fesyen lokal kami harapkanakan semakin menunjukkan identitas para desainer lokal. Tentu ini dibuktikan dari pemilihan warna, bahan, dan desain fesyen yang terus berkembang sehingga kualitas desainer lokal terus meningkat dan menunjukkan identitasnya.

Pemerintah sedang mengembangkan program Makan Siang Gratis, apakah Kemenekraf/Kabekraf ikut berpartisipasi?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.